Allah Mengungkap Rahasia-Nya Di Gedung DPR RI

Allah Mengungkap Rahasia-Nya Di Gedung DPR RI. Manusia punya kehendak, Allah punya kehendak, tapikehendak Allah lah yang akan berlaku. Pemahaman ini merupakan petunjuk dan acuan bagi kita sebagai makhluk yang diciptakan dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Tidak ada daya dan tidak ada upaya kecuali dengan izin Allah. Tidak ada sesutu pun yang bergerak atau tidak ada sesuatu pun yang terjadi di dunia ini yang luput dari pengawasan dan kendali Allah karena Allah adalah Tuhan Semesta Allam ( Rabb Al ‘Alamin ) yang mempunyai kuasa penuh dan mutlak terhadap makhluk ciptaan-Nya.

Demikian pula dengan kejadian atau lebih tepatnya bisa disebut sebagai petaka memalukan yang terjadi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat ( DPR ) yang mulia tempat berkantornya orang-orang pintar, orang-orang pilihan yang terhormat atau orang–orang bodoh yang gila hormat dari seluruh entero jagat nusantara ini. Semua itu tidak terlepas dari kehendak Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa.

Tidak dikumandangkannya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya ( dikumandangkan setelah diminta ) pada sidang paripurna dewan yang terhormat pada rapat paripurna DPR dengan agenda pembukaan Masa Sidang I Tahun 2009-2010 dan Pidato Kenegaraan Presiden pada hartiu Jumat tanggal 14 Agsustus 2009 yang lalu. Apabila dilihat dari perspektif takdir, hal itu lebih merupakan pemberitahuan dari Allah SWT tentang beberapa hal, diantaranya sebagai berikut :

Pertama. Pada hakikatnya anggota Dewan Perwakilan Rakyat ( DPR ) yang selama ini sudah diberi kehormatan sebagai warga negara kelas satu karena fungsi mereka sebagai penyalur aspirasi rakyat ternyata tak lebih dari orang-orang yang gila hormat dan tidak menempatkan fungsi dan peranannya sebagaimana seharusnya, sehingga Allah SWT berkehendak menjatuhkan kehormatan mereka dengan serendah-rendahnya. Allah SWT telah membuktikan kekusaan-Nya dengan menumbuhkan sifat lupa terhadap sesuatu yang telah mereka kerjakan sendiri yaitu tentang lambang-lambang negara yang oleh rakyat biasa mutlak untuk dihormati ternyata tidak untuk orang-orang terhormat dan warga negara kelas satu yang berkantor di gedunag DPR.

Kedua. Dengan tidak dikumandangknnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang merupakan salah satu dari Lambang-Lambang Negara, Allah SWT telah membuktikan kekuasaanya dengan cara-Nya sendiri bahwa sesungguhnya rasa cinta para anggota dewan terhadap bangsa dan negara ini sangat tipis kalau tidak bisa dikatakan sudah tidak ada. Karena hakikat sesungguhnya dari cinta itu adalah ketika hanya ada dia ( yang dicintai ) dalam hati dan ada dalam setiap pembincaraan kita dan hati akan berbunga-bunga serta bergairah ketika namanya disebutkan, untuk dia ( yang dicintai ) kita hidup, tanpa dia ( yang dicintai ) hidup sudah tidak berarti lagi. Tentunya kalau bukan karena tidak ada lagi rasa cinta dalam jiwa anggota dewan terhadap bangsa dan negara ini tidak akan mungkin Lagu Kebangsaan Indonesaia Raya terlupakan di gedung tempat lagu kebangsaan itu ditetapkan sebagai Lagu Kebangsaan Negara Republik Indonesia ini

Ketiga. Dilupakaknya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya pada sidang yang terhormat di gedung DPR tempat berkantornya orang-orang pintar yang terhormat di Republik Indonesia ini merupakan salah satu dari cara Allah SWT memberitahukan kepada rakyat dan bangsa Indonesia, bahwa sesungguhnya mereka anggota dewaan itu selama ini tidak pernah atau sedikit sekali berkerja untuk rakyat dan untuk bangsa dan negara ini. Perjalanan dinas, studi banding para anggota dewan keluar negeri yang telah menghabiskan uang rakyat dalam jumlah yang luar bisa besar yang selama ini di sorot dan diprotes oleh banyak fihak pada hakikatnya adalah kebohongan belaka. Bagaimana mungkin mereka akan memikirkan kepentingan rakyat dan bangsa yang menjadi penyebab mereka menerima gaji dan penghasilan untuk menghidupi dan untuk meberi makan anak dan isterinya ketika berada di luar negeri, sedangkan dalam sidang yang terhormat dan disaksikan oleh seluruh rakyat yang membayar mereka saja, bangsa dan negara ini mereka lupakan.

Dengan bekehendaknya Allah SWT membukakan kedok kebohongan para anggota Dewan Perwakilan Rakyat ( DPR ) ini semoga dapat memberikan hikmah dan pelajaran berharga bagi kita semua bahwa Allah akan memberikan nilai dan imbalan dari setiap pekerjaan yang kita lakukan sesuai dengan niat dari pekerjaa itu dikerjakan. Apabila setiap pekerjaan dimulai dan dikerjakan dengan niat karena Allah, maka Allah akan menambah keberkahan atas hasil yang didapat dari pekerjaan itu dan apabila suatu pekerjaan yang dilaksanakan bukan karena Allah, maka Allah pun akan menambah kehinaan dan keburukan sebagai hasil dari pekerjaan itu. Itulah salah satu rahasia keadilan Allah.

Sudah banyak contoh yang bisa dijadikan rujukan bagai kita. Jika seseorang bekerja karena hanya untuk mendapatkan uang dan materi, maka Allah akan memberikan materi itu sebagai mana niatnya dan ditambah dengan jalan untuk menghabiskan uang dan materi itu, jika seseorang bekerja demi untuk mendapatkan kehormatan dan ingin dihormati, maka Allah akan memberi kehormatan itu setinggi-tingginya sekali gus juga akan memberi cara untuk menjatuhkan kehormatan itu serendah-rendahnya sebagai hasil akhir. Beruntunglah orang-orang yang mensucikan hatinya karena niat yang suci hanya akan berasal dari hati yang suci pula.

Demikian, semoga melalui kajian yang singkat ini kita bisa memetik hikmah yang lebih luas dan mendalam tentang Hakikat Keadilan Tuhan pada makhluk ciptaan-Nya dan sebagai referensi bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat ( DPR ) periode mendatang. Sadarilah bahwa Allah tidak akan pernah memberikan kehormatan dan kemuliaan kepada orang-orang yang menghinakan dirinya sendiri dengan niat yang busuk. Amin [ kajian umum ]




My be this artikel's that you need...!!!



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar