Tampilkan postingan dengan label Nabi Muhammad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nabi Muhammad. Tampilkan semua postingan

Benarkah Injil Barnabas Berbicara Tentang Kerasulan Muhammad SAW ... ???

Benarkah Injil Barnabas Berbicara Tentang Kerasulan Muhammad SAW ... ??? - Penemuan Injil kuno yang diyakini berusia 1500 tahun telah membuat heboh. Yang membuat gempar, Injil kuno tersebut ternyata memprediksi kedatangan Nabi Muhammad SAW sebagai penerus risalah Isa (Yesus) di bumi.


http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/injil-kuno-_120228115920-641.jpg

Sebagian orang memprediksi injil tersebut adalah Injil Barnabas. Menurut mailonline, injil yang tersimpan di Turki itu ditulis tangan dengan tinta emas menggunakan bahasa Aramik. Inilah bahasa yang dipercayai digunakan Yesus sehari-hari. Dan di dalam injil ini dijelaskan ajaran asli Yesus serta prediksi kedatangan penerus kenabian setelah Yesus. Alkitab kuno ini sekarang di simpan di Museum Etnografi di Ankara, Turki.

Dalam Injil Barnabas memang diungkapkan tentang akan datangnya Rasul bernama Muhammad SAW, setelah Nabi Isa. Berikut ini isi Injil Barnabas yang menyebut tentang Nabi Muhammad:


  • Bab 39 Barnabas: ''Terpujilah nama-Mu yang kudus, ya Allah Tuhan kita... Tiada Tuhan Selain Allah dan dan Muhammad adalah utusan-Nya''.


Masih pada bab 39 yang mengisahkan tentang Nabi Adam, nama Nabi Muhammad SAW juga disebut dalam dialog antara Nabi Adam dengan Tuhan. ''...Apa arti kata-kata, Muhammad utusan Allah, apakah ada manusia sebelum aku?''

  • Bab 41 Barnabas: "Atas perintah Allah, Mikael mengusir Adam dan Hawa dari surga, kemudian Adam keluar dan berbalik melihat tulisan pada pintu surga 'Tiada Tuhan Selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah...''

  • Bab 44 Barnabas: Pada bab ini Yesus atau Nabi Isa menyebut nama Nabi Muhammad. ''Oh, Muhammad Tuhan bersamamu...''

  • Bab 97: Yesus menjawab, "Nama Mesias sangat mengagumkan, karena Allah sendiri yang memberinya nama, ketika menciptakan jiwanya dan menempatkannya di dalam kemuliaan surgawi. Allah berkata: 'Tunggu Muhammad; karena kamu Aku akan menciptakan firdaus, dunia, dan banyak makhluk... Siapa pun yang memberkatimu akan diberkati, dan barangsiapa mengutukmuu akan dikutuk..''

  • Bab 112: Dalam bab ini Nabi Isa (Yesus) bercerita kepada Barnabas bahwa dirinya akan dibunuh. Namun, kata Nabi Isa, Allah aka membawanya naik dari bumi. Sedangkan orang yang dibunuh sebenarnya adalah seorang pengkhianat yang wajahnya diubah seperti Nabi Isa. Dan orang-orang akan percaya bahwa yang disalib itu adalah Nabi Isa. ''Tetapi Muhammad akan datang... Rasul Allah yang suci,'' kata Nabi Isa. Nama Nabi Muhammad juga disebut pada Bab 136, 163, dan 220. Isi Injil Barnabas di atas dikutip dari barnabas.net.

***

Menurut Laman Al-Arabiya, meskipun spekulasi tentang kitab kuno yang diduga sebagai Injil Barnabas itu meramalkan kedatangan Islam, namun sejauh ini tidak ada bukti yang menegaskan hipotesis tersebut.

Walau Injil Barnabas "mengakui" kedatangan Islam dan Nabi Muhammad SAW, namun skeptisisme tetap muncul karena kontradiksinya dengan Alquran. "Sebab, sebagian besar studi tentang kitab ini menyatakan Injil Barnabas hanya kembali ke 500 tahun yang lalu. Sementara, Alquran telah ada sejak 1400 tahun silam," demikian tulis Al-Arabiya, Senin (27/2).

Adanya kontradiksi inilah yang menjadi alasan utama mengapa para sarjana Arab mengabaikan terjemahan bahasa Arab Injil tersebut, yang diterbitkan 100 tahun lalu. Sebagaimana diulas secara rinci oleh penulis dan pemikir Mesir, Abbas Mahmoud Al-Akkad.

Dalam sebuah analisis yang ditulisnya pada 26 Oktober 1959 di surat kabar Al-Akhbar, Akkad mengatakan deskripsi neraka dalam Injil Barnabas didasarkan pada informasi yang relatif baru yang tidak tersedia pada saat di mana teks itu seharusnya ditulis. "Sejumlah deskripsi yang tertulis dalam Injil itu merupakan kutipan orang-orang Eropa dari sumber-sumber Arab," ungkapnya.

Seorang pendeta Protestan Ihsan Ozbek mengatakan Injil itu berasal dari abad ke-5 atau ke-6. Sementara Barnabas, yang merupakan pemeluk pertama Kristen hidup pada abad pertama.

"Salinan Injil di Ankara mungkin telah ditulis ulang oleh salah seorang pengikut Barnabas," kata dia. Sebab, lanjutnya, ada jeda 500 tahun antara Barnabas dan penulisan salinan Inkjil. "Umat Islam mungkin akan kecewa bahwa Injil ini tidak ada hubungannya dengan injil Barnabas," ujarnya.

Sementara Profesor Omer Faruk menilai Injil kuno itu perlu ditelusuri lebih lanjut guna memastikan Injil itu dibuat oleh Barnabas atau pengikutnya. ( republika.co.id )


READ MORE - Benarkah Injil Barnabas Berbicara Tentang Kerasulan Muhammad SAW ... ???

Seputar Kontroversi Injil Kuno yang Mengabarkan Kedatangan Nabi Muhammad

Seputar Kontroversi Injil Kuno yang Mengabarkan Kedatangan Nabi Muhammad -– Penemuan Injil kuno yang memprediksi kedatangan Nabi Muhammad telah memunculkan kontroversi, terutama yang terkait dengan kesamaannya dengan Alquran maupun kontroversi seputar keasliannya.

Menurut Laman Al-Arabiya, meskipun spekulasi tentang kitab kuno yang diduga sebagai Injil Barnabas itu meramalkan kedatangan Islam, namun sejauh ini tidak ada bukti yang menegaskan hipotesis tersebut.


http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/injil-kuno-yang-diyakini-sebagi-injil-barnabas-_120228194802-340.jpg
Injil kuno yang diyakini sebagai Injil Barnabas.

Walau Injil Barnabas "mengakui" kedatangan Islam dan Nabi Muhammad SAW, namun skeptisisme tetap muncul karena kontradiksinya dengan Alquran. "Sebab, sebagian besar studi tentang kitab ini menyatakan Injil Barnabas hanya kembali ke 500 tahun yang lalu. Sementara, Alquran telah ada sejak 1400 tahun silam," demikian tulis Al-Arabiya, Senin (27/2).

Adanya kontradiksi inilah yang menjadi alasan utama mengapa para sarjana Arab mengabaikan terjemahan bahasa Arab Injil tersebut, yang diterbitkan 100 tahun lalu. Sebagaimana diulas secara rinci oleh penulis dan pemikir Mesir, Abbas Mahmoud Al-Akkad.

Dalam sebuah analisis yang ditulisnya pada 26 Oktober 1959 di surat kabar Al-Akhbar, Akkad mengatakan deskripsi neraka dalam Injil Barnabas didasarkan pada informasi yang relatif baru yang tidak tersedia pada saat di mana teks itu seharusnya ditulis. "Sejumlah deskripsi yang tertulis dalam Injil itu merupakan kutipan orang-orang Eropa dari sumber-sumber Arab," ungkapnya.

Akkad menambahkan, kisah Injil Barnabas tentang bagaimana Yesus mengabarkan tentang munculnya Nabi Muhammad kepada kerumunan ribuan pengikutnya amat sulit dipercaya. Injil ini, kata dia, mengandung beberapa kesalahan yang begitu vulgar, baik bagi Yahudi, Kristen, maupun Muslim.

Misalnya, sambung Akkad, kitab itu mengatakan ada sembilan lapis langit dan yang kesepuluh adalah surga. Sementara dalam Alquran hanya ada tujuh lapis langit. Juga klaim Injil yang menyatakan perawan Maria tidak merasakan sakit saat melahirkan Yesus. Padahal, dalam Alquran disebutkan Maryam menderita kesakitan saat melahirkan putranya.

Menurut Injil (Barnabas), Yesus mengatakan kepada imam Yahudi bahwa dirinya bukan Mesiah dan Mesiah sesungguhnya adalah Muhammad SAW. "Ini berarti ada penolakan atas keberadaan Mesiah, yang tak lain adalah Yesus sendiri. Dengan demikian, seolah-olah Yesus dan Muhammad tampak seperti satu orang yang sama," kata Akkad.

Kitab Injil ini juga berisi informasi yang tidak memiliki kredibilitas sejarah, seperti adanya tiga tentara—masing-masing terdiri dari 200.000 tentara—di Palestina. Sedangkan seluruh penduduk Palestina sekitar 2.000 tahun lalu, tidak mencapai 200.000. Tragisnya, Palestina saat itu diduduki oleh Romawi, dan tak mungkin diizinkan memiliki bala tentara sendiri.

Demikian pula, lanjut Akkad, kalimat terakhir dalam Bab 217 yang menyatakan bahwa tubuh Yesus dibebani 100 pon batu. "Ini menegaskan bahwa Injil tersebut ditulis baru-baru ini, karena penggunaan pon sebagai satuan berat untuk pertama kali dilakukan oleh Dinasti Ottoman, dalam sebuah eksperimen dengan Italia dan Spanyol. Dan kata-kata "pon" tidak pernah dikenal pada masa Yesus.

Menurut Akkad, salah satu fakta paling mencolok yang disebutkan dalam Injil Barnabas terdapat dalam Bab 53, yang mengatakan bahwa pada Hari Kiamat bulan akan berubah menjadi balok darah. Dan pada hari kedua, darah ini akan menetes ke bumi seperti embun. Kemudian pada hari ketiga, bintang-bintang akan bertempur laksana serdadu perang.

"Berdasarkan sejumlah penelitian, Injil Barnabas ditulis pada Abad Pertengahan oleh seorang Yahudi Eropa yang cukup akrab dengan Alquran dan Injil. Dia kemudian mencampur-adukkan fakta dan opini dari berbagai sumber, tanpa diketahui motif dan tendensinya," tandas Akkad. ( republika.co.id )


READ MORE - Seputar Kontroversi Injil Kuno yang Mengabarkan Kedatangan Nabi Muhammad

Akhirnya Paus Ingin Ungkap Rahasia Injil Kuno Berusia 1500 Tahun

Akhirnya Paus Ingin Ungkap Rahasia Injil Kuno Berusia 1500 Tahun - Paus Benediktus XVI telah membuat permintaan untuk mengungkap rahasia Alkitab kuno berusia 1500 tahun. Permintaan resmi itu telah disampaikan Vatikan kepada pemerintah Turki, senin (27/2).

Vatikan ingin mengungkap kontroversi Injil ini dengan ajaran dan dogma Kriten juga dibanding injil lain. Menteri Budaya dan Pariwisata Turki, Ertugrul Gunay telah mengkonfirmasi permintaan Vatikan ini.


http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/injil-kuno-_120228115920-641.jpg
Injil Kuno


Injil yang ditulis dengan tinta emas ini menggunakan bahasa Aramik, bahasa yang dipercayai digunakan Yesus. Alkitab berusia 1.500 tahun tersebut diduga, adalah Injil Barnabas dan bernilai lebih dari 20 juta dolar AS.

Pemerintah Turki telah menyembunyikan injil ini selama 12 tahun terkahir. Buku itu ditemukan oleh polisi Turki dalam operasi anti-penyelundupan pada tahun 2000 dan terus dijaga selama 10 tahun.

Alkitab ini jauh berbeda dengan empat injil utama Kristen, Markus, Matius, Lukas dan Yohanes. Hal itu dikarenakan, Alkitab ini berisi prediksi kedatangan seorang nabi setelah Isa (Yesus). Dan dianggap inilah ajaran versi asli Injil.

Selain itu, adalah versi yang lebih konsisten dengan keyakinan Islam dari Kristen. Alkitab ini menolak dogma Tritunggal dan Penyaliban. Hal ini juga menggambarkan Yesus menolak Mesias dan mengklaim penerusnya berasal dari keturuan Ismael (Arab).

Pendeta Protestan, Ihsan Oznek membantah keaslian isi Alkitab ini, Dia mengatakan bahwa St. Barnabas hidup pada abad pertama dan merupakan salah satu rasul Yesus, yang berbeda dengan versi Injil ini yang berasal dari abad kelima. Namun menurut, Profesor Teologi, Omer Faruk Harman untuk membuktikan keaslian dan umur dari Alkitab ini adalah dibuktikan dengan scan secara ilmiah.
( republika.co.id )


READ MORE - Akhirnya Paus Ingin Ungkap Rahasia Injil Kuno Berusia 1500 Tahun

Misteri Injil Kuno Yang Kabarkan Kedatangan Rasulullah

Misteri Injil Kuno Yang Kabarkan Kedatangan Rasulullah -- Pemerintah Turki telah mengkonfimasi sebuah injil kuno yang diprediksi berusia 1500 tahun. Injil kuno tersebut ternyata memprediksi kedatangan Nabi Muhammad SAW sebagai penerus risalah Isa (Yesus) di bumi.

Bahkan Alkitab rahasia ini memicu minat yang serius dari Vatikan. Paus Benediktus XVI mengaku ingin melihat buku 1.500 tahun lalu. Sebagian orang memprediksi Injil ini adalah Injil Barnabas, yang telah disembunyikan oleh Turki selama 12 tahun terakhir.

http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/nabi-muhammad-saw-_120120213118-172.jpg


Menurut mailonline, injil yang ditulis tangan dengan tinta emas itu menggunakan bahasa Aramik. Inilah bahasa yang dipercayai digunakan Yesus sehari-hari. Dan di dalam injil ini dijelaskan ajaran asli Yesus serta prediksi kedatangan penerus kenabian setelah Yesus.

Injil kuno berusia 1.500 tahun ini bersampu kulit hewan, ditemukan polisi Turki selama operasi anti penyeludupan di tahun 2000 lalu. Alkitab kuno ini sekarang di simpan di Museum Etnografi di Ankara, Turki.

Sebuah fotokopi satu halaman dari naskah kuno tulisan tangan Injil ini dihargai 1,5 juta poundsterling. Menteri Budaya dan Pariwisata Turki, Ertugrul Gunay mengatakan, buku tersebut bisa menjadi versi asli dari Injil. Dan sempat tersingkir akibat penindasan keyakinan Gereja Kristen yang menganggap pandangan sesat kitab yang memprediksi kedatangan penerus Yesus.

Gunay juga mengatakan Vatikan telah membuat permintaan resmi untuk melihat kitab dari teks yang kontroversial menurut keyakinan Kristen ini. Kitab ini berada diluar pandangan iman Kristen sesuai Alkitab Injil lain seperti Markus, Matius, Lukas dan Yohanes. ( republika.co.id )


READ MORE - Misteri Injil Kuno Yang Kabarkan Kedatangan Rasulullah

Inilah Bunyi Surat Nabi Muhammad Yang Membuat Raja Kristen Masuk Islam

Inilah Bunyi Surat Nabi Muhammad Yang Membuat Raja Kristen Masuk Islam - Setelah Perjanjian Hudaibiyyah Rasulullah Saw memiliki kesempatan untuk berdakwah yang lebih luas. Beliau mengirimkan banyak surat kepada pembesar di berbagai negeri untuk menyeru mereka kepada Islam.

Pada zaman Rasulullah Saw ada golongan yang beragama Nasrani. Menurut Imam Ibnul Qayyim Al Jauzi, dalam Hidayatu Al-Hayara fi Ajwibati Al-Yahud wa An-Nashara, umat Nasrani pada masa Rasulullah sudah tersebar di sebagian belahan dunia. Di Syam, (hampir) semua penduduknya adalah Nasrani. Adapun di Maghrib, Mesir, Habasyah, Naubah, Jazirah, Maushil, Najran, dan lain-lain, meski tidak semuanya, namun mayoritas penduduknya adalah Nasrani.


http://www.voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos2/qaws.jpg&h=235&w=355&zc=1


Terhadap mereka, Rasulullah SAW senantiasa melakukan Dakwah, seperti yang pernah beliau lakukan kepada Raja Najasyi, seorang Raja Nashrani yang tinggal di Ethiopia. Rasulullah SAW pun mengirimi surat kepada Najasyi untuk bertauhid kepada Allah SWT. Berikut adalah pesan surat tersebut:

"Dari Muhammad utusan Islam untuk An-Najasyi, penguasa Abissinia (Ethiopia). Salam bagimu, sesungguhnya aku bersyukur kepada Allah yang tidak ada Tuhan kecuali Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan keamanan, Yang Maha Memelihara, dan aku bersaksi bahwa Isa putra Maryam adalah ruh dari Allah yang diciptakan dengan kalimat Nya yang disampaikan Nya kepada Maryam yang terpilih, baik dan terpelihara. Maka ia hamil kemudian diciptakan Isa dengan tiupan ruh dari-Nya sebagaimana diciptakan Adam dari tanah dengan tangan Nya. Sesungguhnya aku mengajakmu ke jalan Allah. Dan aku telah sampaikan dan menasihatimu maka terimalah nasihatku. Dan salam bagi yang mengikuti petunjuk."

Ketika Rasulullah Saw menulis surat kepada Raja Najasyi untuk menjadi seorang muslim, maka Raja Najasyi mengambil surat itu, beliau lalu meletakkan ke wajahnya dan turun dari singgasana. Raja Najasyi lalu mengirimkan surat kepada Rasulullah Saw dan menyebutkan tentang keislamannya. Beliaupun masuk Islam melalui Ja’far bin Abi Tholib ra.

Raja An-Najasyi akhirnya meninggal dunia pada bulan Rajab tahun ke-9 Hijriyyah. Rasulullah Saw memberitakan hal itu pada hari wafatnya lalu melakukan shalat ghaib untuknya. Beliau juga mengabarkan bahwa Raja An-Najasyi kelak akan masuk surga.

Rasulullah SAW juga pernah melakukan perperangan terhadap kaum Nashrani. Hal ini bermula ketika salah satu surat beliau telah dibawa oleh Harits bin Umair ra. yang akan diberikan kepada Raja Bushra yang Nashrani. Ketika sampai di Mu’tah, maka Syarahbil Ghassani yang ketika itu menjadi salah seorang hakim kaisar telah membunuh utusan Rasulullah SAW. Membunuh utusan, menurut aturan siapa saja, adalah suatu kesalahan besar. Rasulullah SAW sangat marah atas kejadian itu.

Maka Rasulullah SAW menyiapkan pasukan sebanyak tiga ribu orang. Zaid bin Haritsah ra. telah dipilih menjadi pemimpin pasukan tersebut. Rasulullah SAW bersabda, "Jika ia mati syahid dalam peperangan, maka Ja'far bin Abi Thalib ra. menggantinya sebagai pemimpin pasukan. Jika ia juga mati syahid, maka penlimpin pasukan digantikan oleh Abdullah bin Rawahah ra. Jika ia juga mati syahid, maka terserah kaum muslim untuk memilih siapa pemimpinnya". ( vos-islam.com )



READ MORE - Inilah Bunyi Surat Nabi Muhammad Yang Membuat Raja Kristen Masuk Islam

Inilah 10 Kriteria Aliran Yang Menyimpang Dalam Islam

Inilah 10 Kriteria Aliran Yang Menyimpang Dalam Islam - Orang boleh berbeda pendapat. Boleh juga menilai suatu kasus dengan perspektifnya masing-masing. Saya termasuk orang yang berbeda ketika melihat kasus Ahmadiyah ini. Bagaimanapun, kasus Ahmadiyah sangat bernilai jual bagi media. Apakah kasus ini muncul secara alami, tepat waktu atau memang ada 'design' khusus. Yang Jelas, korbannya adalah umat Islam. Media secara langsung menggiring bahwa umat Islam tidak toleran, melanggar HAM, sadis dan kejam tanpa melihat persoalan dengan utuh.

Kasus yang hampir serupa, bagaimana media melakukan stigmatisasi negatif terhadap umat Islam adalah peristiwa Ciketing. Peristiwa yang terjadi akibat provokasi pihak Kristen juga dibalikkan menjadi provokasi umat Islam. International Crisis Group (ICG), lembaga yang bermarkas di Brussels Belgia ini merilis laporan yang secara blak-blakan mempublikasikan hasil investigasi yang panjang dari berbagai sumber bahwa akar masalah di balik insiden Ciketing adalah maraknya gerakan kristenisasi di Bekasi yang sebagian besar didanai dari luar negeri.


http://www.muslimdaily.net/berita/bubarkanahmadiyah.jpg


ICG mengungkapkan betapa gencar gerakan Kristenisasi di kawasan tersebut. Di sana ada Sekolah Alkitab Terampil dan Terpadu (Integrated Bible Training School) yang dijalankan Edhie Sapto, seorang Madura yang dulu beragama Islam. Anehnya, seluruh pamplet dan atribut sekolah bertuliskan Arab tapi mengajarkan Bibel. Lebih aneh lagi, sekolah yang dulu di bawah Yayasan Kaki Dian Emas dan kini Yayasan Bethmidrash Talmiddin itu, menurut laporan ICG, mensyaratkan setiap siswanya bisa diluluskan setelah mengkristenkan 10 orang.

Kembali kepada kasus bentrokan antara warga dengan Ahamdiyah yang terjadi di di Cikeusik, Pandeglang, Banten, saya termasuk orang yang percaya akan muncul kasus besar berbarengan dengan serangan bertubi-tubi yang dialamatkan kepada penguasa. Kasus Gayus Tambunan yang tidak kunjung usai, belum lagi 'perang' baru antara KPK dengan sejumlah anggota DPR, khususnya penolakan mereka terhadap kehadiran Bibit S. Riyanto dan Candra M. Hamzah. KPK dianggap tebang pilih dalam menangani kasus korupsi terutama terhadap kasus-kasus yang menyangkut oposisi. Sementara kasus korupsi yang melibatkan penguasa, KPK tidak dengan sungguh-sungguh menanganinya.

Sebelum kasus tersebut muncul, presiden dibuat bagai bola pimpong. Ungkapan gajinya belum naik selama 7 tahun dianggap sedang meminta kenaikan gaji ditengah kesulitan ekonomi yang mencekik rakyat. Muncullah gerakan pengumpulan koin untuk gaji presiden, sebagaimana yang pernah dilakukan terhadap kasus Prita Mulyasari. Kalangan istana menganggap pengumpulan koin untuk presiden bentuk penghinaan terhadap simbol Negara. Belum lagi kritik kalangan agamawan yang menganggap presiden banyak melakukan kebohongan publik.

Kasus lain yang juga akan menyita perhatian adalah persidangan Ust. Abu Bakar Ba'asyir yang digelar 10 Pebruari ini. Dari awal, penangkapan Ust. Abu, bagi kalangan Islam dianggap penuh rekayasa dan sekedar menyenangkan Amerika dalam perang melawan terorisme. Karena itu, persidangan Ust. Abu tentu akan menyita perhatian masyarakat. Maka, yang berkembang di masyarakat adalah pertanyaan mengapa setiap kasus terorisme yang muncul selalu berbarengan dengan peristiwa-peristiwa besar yang berhubungan dengan penguasa? Karena itu, kalau akhirnya masyarakat menganggap bahwa kasus terorisme sebagai upaya pengalihan isu yang sedang menjadi sorotan masyarakat, itupun juga sah-sah saja.

Merujuk kepada " harus ada kasus besar yang muncul mengalihkan isu besar yang sedang menjadi sorotan masyarakat ". Ternyata kasus tersebut adalah 'Bentrokan antara warga dengan Ahmadiyah'. Tidak menutup kemungkinan juga kasus Temanggung –karena saat saya menulis artikel ini sedang terjadi karusuhan di Temanggung-. Saya tidak mengatakan bahwa kasus tersebut 'by design'. Tetapi, untuk sementara kasus tersebut mampu menggeser perhatian publik tentang carut-marutnya Negara ini. Lebih dari itu, kasus tersebut kembali menempatkan umat Islam sebagai korban.

Ada beberapa hal yang perlu kita cermati dengan kasus Ahmadiyah tersebut.

Pertama; Kesesatan Ahmadiyah sudah bukan menjadi perdebatan lagi. Majelis Ulama Indonesia pernah mengeluarkan fatwa bahwa Ahmadiyah termasuk aliran sesat. Dalam fatwanya MUI menyebutkan sepuluh kriteria aliran-aliran yang menyimpang. Kriteria-kriteria tersebut adalah

  1. Mengingkari salah satu dari rukun iman dan rukun Islam.
  2. Meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dengan dalil syar’i (Al-Quran dan As-sunah).
  3. Meyakini turunnya wahyu setelah Al-Quran.
  4. Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Al-Quran.
  5. Melakukan penafsiran Al-Quran yang tidak berdasarkan kaidah-kaidah tafsir.
  6. Mengingkari kedudukan hadis Nabi sebagai sumber ajaran Islam.
  7. Menghina, melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul.
  8. Mengingkari Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul terakhir.
  9. Merubah, menambah dan atau mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan oleh syari’ah, seperti haji tidak ke Baitullah, shalat fardlu tidak 5 waktu dan
  10. Mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar’i, seperti mengkafirkan muslim hanya karena bukan kelompoknya.

Yang perlu menjadi catatan adalah jangan sampai kasus tersebut dijadikan alat, khususnya oleh kalangan liberal, LSM dan islamophobi untuk menghantam Islam. Bagaimanapun, suara-suara LSM yang mengantungkan pembiayaan dari barat menjadikan kasus Ahmadiyah ini layak di jual ke luar negeri.

Kedua; Kasus Ahamdiyah jangan sampai dijadikan alat penguasa sebagai pra kondisi untuk membungkam suara-suara ormas Islam yang kritis seperti FPI dan sejenisnya. Jika ini terjadi, kasus Ahmadiyah hanyalah kasus antara untuk membungkan gerakan 'amar ma'ruf nahyi munkar' yang ada dikalangan kaum muslimin.

Ketiga; Kasus Ahmadiyah tidak dijadikan sebagai pengalihan isu. Apalagi berbagai kasus besar yang terus menjadi sorotan masyarakat. Jika ini terjadi, akan berulang bahwa umat Islam menjadi korban. Betapa besar beban psikis yang harus dipikul kaum muslimin atas berbagai ungkapan bahwa umat Islam kejam, bengis, tidak toleran, radikal, ekstrim dan melanggar HAM. Ungkapan yang sebenarnya perlu perdebatan.

Keempat; Secara internal, umat Islam perlu lebih bersinergi untuk menangkis berbagai stigma miring yang terjadi. Evaluasi dan instropeksi diperlukan agar tidak menjadi peluang terhadap orang-orang yang tidak suka terhadap Islam menggunakan kesempatan untuk memojokkan kaum muslimin. ( muslimdaily.net )



READ MORE - Inilah 10 Kriteria Aliran Yang Menyimpang Dalam Islam

Siapa Bilang Rasulullah Muhammad SAW Menikah Secara Kristen ... ???

Siapa Bilang Rasulullah Muhammad SAW Menikah Secara Kristen ... ??? - Setali tiga uang!! Itulah misi yang diusung oleh para misionaris JIL –kelompok jaringan liberal berkedok Islam– dan penginjil Kristen. Hal ini nampak nyata dengan banyaknya persamaan jurus ketika mereka menggugat Islam baik kesucian Rasulullah, otentisitas Al-Qur'an wahyu Allah, validitas hadits Nabi, maupun keagungan syariat Islam. Salah satu objek yang tak pernah surut dari hujatan para misionaris JIL dan penginjil Kristen adalah soal pernikahan Rasulullah SAW dengan Khadijah bintu Khuwailid.

Mohamad Guntur Romli, salah seorang punggawa JIL menuding pewahyuan Al-Qur'an adalah proses kolektif, baik sumber maupun proses kreatifnya. Al-Qur'an adalah kitab saduran yang menyunting (mengedit) keyakinan dan kitab suci Kristen sekte Ebyon, yang disesuaikan dengan kepentingan penyuntingnya. Salah satu kepentingannya adalah karena kedekatan Nabi Muhammad dengan Waraqah bin Naufal, seorang rahib Kristen Ebyon, yang memiliki jasa besar dalam menikahkannya dengan Khadijah. Berikut tuduhan Guntur:

“Bukti lain bahwa Al-Quran tidak bisa melampaui konteksnya adalah kisah tentang Nabi Isa (Yesus Kristus). Sekilas kita melihat bahwa kisah Nabi Isa dalam Al-Quran berbeda dengan versi Kristen. Dalam Al-Quran, Isa (Yesus) hanyalah seorang rasul, bukan anak Allah, dan akhir hayatnya tidak disalib. Sementara itu, dalam doktrin Kristen, akhir hidup Yesus itu disalib, yang diyakini untuk menebus dosa umatnya.

Ternyata kisah tentang tidak disalibnya Nabi Isa juga dipengaruhi oleh keyakinan salah satu kelompok Kristen minoritas yang berkembang saat itu, yakni sekte Ebyon. Bagi kelompok Kristen mayoritas yang menyatakan Isa (Yesus) mati disalib, sekte Ebyon adalah sekte Kristen yang bidah...


Pertanyaan selanjutnya adalah mengapa Al-Quran lebih memilih pandangan Ebyon yang minoritas dan keyakinannya dianggap bidah oleh mayoritas Kristen waktu itu? Saya memiliki dua asumsi. Pertama, karena pandangan Ebyon ini lebih dekat dengan akidah ketauhidan Islam. Kedua, sepupu Khadijah bernama Waraqah bin Naufal adalah seorang rahib sekte Ebyon. Kedekatan Waraqah dengan pasangan Muhammad–Khadijah diakui oleh sumber-sumber Islam, baik dari buku-buku Sirah (Biografi Nabi Muhammad), seperti Sirah Ibn Ishaq dan Ibn Hisyam, ataupun buku-buku hadis standar: Al-Bukhari, Muslim, dan lain-lain.

Waraqah adalah wali Khadijah yang menikahkannya dengan Muhammad. Seorang perempuan kali itu –yang kemudian dilanjutkan oleh syariat Islam– tidak bisa menikah tanpa seorang wali laki-laki. Bisa dibayangkan kedekatan Waraqah dengan Khadijah dan Muhammad.

Kesimpulan saya sementara kisah Isa (Yesus) dalam Al-Quran, yang menegaskan bahwa Isa hanyalah seorang rasul, bukan anak Tuhan, dan tidak ada penyaliban terhadapnya adalah “saduran” dari keyakinan sebuah sekte Kristen: Ebyon.” (Pewahyuan Al-Qur'an: Antara Budaya dan Sejarah,” (http://www.korantempo.com/).


“Tudingan Guntur itu bukan hal yang baru dalam daftar gugatan para musuh Islam. Jauh sebelumnya, tudingan yang sama dilontarkan oleh Pendeta Muhammad Nurdin –anggota WASAI/TAZI Lembaga Alkitab Indonesia– dengan dosis yang lebih tinggi. Dalam buku-buku kristenisasi berkedok Islam yang ditulisnya, Nurdin menuding Rasulullah sebagai orang yang banyak berhutang budi kepada Kristen karena sebelum jadi nabi, Muhammad menikah dengan Khadijah, seorang wanita Kristen yang taat ke gereja.

Prosesi pernikahan Muhammad dengan Khadijah dilangsungkan dengan tatacara ritual Kristen, di mana yang bertindak sebagai wali nikah adalah pastur besar bernama Romo Waraqah bin Naufal. Maka dalam khutbah nikah tersebut Romo Waraqah membacakan ayat-ayat Taurat dan Injil. Tak lupa, Romo Waraqah menghadiahkan kado nikah kepada Muhammad berupa sebuah Alkitab (Bibel). Setelah menikah, selama 15 tahun Muhammad kursus Alkitab (Bibel) bersama Khadijah. Atas dasar itulah, maka Nurdin menyimpulkan bahwa Muhammad pernah beribadah secara Kristen di gereja selama 15 tahun bersama Khadijah dan pamannya, Romo Waraqah bin Naufal.

“Bila pamannya Siti Khadijah yaitu Waraqah bin Naufal, faham akan Taurat dan Injil, beliau adalah seorang Pendeta besar, atau seorang Pastur besar atau seorang Penginjil besar dan pada pernikahan Muhammad SAW dan Siti Khadijah tentulah beliau bertindak sebagai Wali atau Penghulu pada waktu itu, dan menyampaikan Firman Allah yaitu Taurat dan Injil, agama Yahudi dan Nasrani, karena agama Islam dan Alquran belum ada pada waktu itu” (Keselamatan Didalam Islam, hlm. 24).

“Pada waktu pernikahan berlangsung antara Muhammad SAW dengan Siti Khadijah seorang Nasrani, dan pasti hadiah Waraqah bin Naufal sebagai seorang Pendeta atau Pastur adalah sebuah Alkitab. Dan tentu Muhammad SAW selama 15 tahun bersama istrinya Siti Khadijah mempelajari Alkitab” (Keselamatan Didalam Islam, hlm. 53).

“Istri beliau Siti Khadijah beragama Kristen Nasrani dan paman beliau Waraqah bin Naufal adalah pendeta bersama pendeta alim Buhaira namanya, dan umat pada waktu itu adalah semua umat Kristen Nasrani yang beribadah tentu di gereja, karena masjid pada waktu itu belum ada” (Ayat-ayat Penting di dalam Al-Qur’an, hlm. 68).

“Pada waktu Muhammad SAW berumur 25 tahun beliau menikah dengan Khadijah yang beragama Nasrani. Dan pada waktu itu Muhammad SAW berumur 40 tahun beliau bertahanuts menyendiri. Bila demikian Muhammad SAW telah bersama istrinya selama 15 tahun, beliau tentu beribadah bersama istrinya dan pamannya Waraqah bin Naufal dan Pendeta Buhaira yang mana tentu Muhammad SAW ikut beribadah Nasrani dan beliau bertahanuts menyendiri dengan segala bekal dan pelajaran Alkitab, Taurat dan Injil” (Keselamatan Didalam Islam, hlm. 35).

Sebenarnya, pernikahan Muhammad SAW dengan Khadijah sudah lama jadi primadona bagi para misionaris JIL dan Kristen untuk menyengat akidah Islam. Tetapi lemahnya validitas data menjadikan tulisan mereka bernilai tak lebih dari sebuah “teologi imajiner.” Karenanya, kita tidak butuh rekayasa dan dugaan-dugaan untuk membantah tuduhan-tuduhan itu, karena sejarahlah yang otomatis menjawabnya:

Pertama, Khadijah bintu Khuwailid memang memiliki paman seorang rahib bernama Waraqah bin Naufal. Tapi Waraqah bukanlah orang yang menikahkan Khadijah dengan Muhammad. Kitab-kitab sejarah Nabi mencatat bahwa yang meminang Khadijah adalah paman Muhammad yang bernama Hamzah bin Abdul Muthalib. Lalu yang menikahkan Muhammad dengan Khadijah adalah paman Khadijah yang bernama ‘Amru bin Asad, sedangkan yang memberikan khutbah nikah adalah Abu Thalib, paman Muhammad. Maharnya pun bukan Alkitab (Bibel), tapi 20 ekor unta. (lihat: As-Sirah An-Nabawiyah, Ibnu Hisyam, juz I, hlm. 201).

Kedua, Fakta-fakta ini sekaligus menampik tudingan Pendeta Nurdin bahwa pernikahan Muhammad dihiasi dengan khutbah ayat-ayat Alkitab (Bibel) yang disampaikan oleh Pastur Waraqah bin Naufal.

Ketiga, fakta bahwa yang menikahkan Muhammad dengan Khadijah adalah paman Khadijah yang bernama ‘Amru bin Asad, ini harus digarisbawahi oleh Guntur Romli. Karena dengan fakta ini, maka tudingannya terhadap Nabi Muhammad sebagai orang yang menyadur kisah-kisah Bibel sebagai balas jasa terhadap rahib Waraqah yang menikahkannya dengan Khadijah, terbantah secara otomatis.

Keempat, Tuduhan bahwa Muhammad menikahi Khadijah dengan tatacara Kristen karena pada waktu itu Islam belum ada karena Muhammad belum menjadi Nabi, ini adalah logika kelirumologi yang naif.

Untuk menganalisa ritual pernikahan yang dipakai oleh Muhammad dan Khadijah, kita tidak perlu repot-repot dan merekayasa tatacara pernikahan yang diterima oleh bangsa Arab pada waktu itu. Bangsa Arab pada waktu itu masih mengikuti adat-istiadat yang diwarisi turun-temurun dari syariat Nabi Ibrahim yang hanif. Hal ini terbukti, mereka masih melaksanakan syariat khitan dan menghormati Ka’bah yang didirikan oleh Nabiyullah Ibrahim dan putranya, Ismail alaihissalam. Secara historis, bangsa Arab adalah keturunan Ibrahim melalui Ismail yang menikahi penduduk Mekkah dari suku Jurhum yang berasal dari Yaman. Keturunan Ismail inilah yang beranak-pinak di Mekkah yang disebut sebagai Bani Ismail atau Adnaniyyun.

Sampai zaman Muhammad belum diangkat Allah sebagai Nabi, bangsa Arab meyakini bahwa pemeliharaan serta kepemimpinan dalam upacara keagamaan di depan Ka’bah itu adalah hak Bani Ismail. Salah satu pemimpin kabilah Quraisy dari keturunan Ismail adalah Qushaiy.

Dengan demikian, bisa dipastikan bahwa satu-satunya syariat yang diterapkan dalam pernikahan Muhammad dengan Khadijah adalah syariat hanif Nabi Ibrahim.

Kelima, Anggapan Pendeta Nurdin bahwa Khadijah adalah seorang Kristen yang aktif di gereja, tentu tidak bisa dipertanggungjawabkan, karena dia tidak mencantumkan satu referensi pun dalam tulisannya. Untuk mengetahui dengan pasti apa agama yang dianut Khadijah pada waktu itu, sebaiknya Nurdin membaca buku Khadijah: Drama Cinta Abadi Sang Nabi tulisan Dr Muhammad Abduh Yamani. Berdasarkan sumber-sumber yang terpercaya, buku ini menyimpulkan bahwa Khadijah bukan seorang Kristen, melainkan penganut agama Ibrahim alaihissalam (Al-Hanif) yang mendapat gelar “Ath-Thahirah” (perempuan suci).
Keenam, tudingan bahwa Rasulullah menyadur kisah-kisah Bibel sesuai dengan kepentingannya juga sangat rapuh. Hanya orang kafir saja yang pantas melakukan tudingan ini.

“Dan orang-orang kafir berkata: “Al-Qur’an ini tidak lain hanya¬lah kebohongan yang diada-adakan oleh Muhammad dan dia dibantu oleh kaum yang lain, maka sesungguhnya mereka telah berbuat suatu kezaliman dan dusta yang besar” (Qs Al-Furqan 4).

Tuduhan bahwa Nabi Muhammad menjiplak Bibel terbantah oleh kenyataan bahwa beliau adalah seorang nabi yang ummiy (buta aksara). Allah menegaskan hal ini dalam surat Al-‘Ankabut 48-49 dan Al-A’raf 157-158. Meski ditakdirkan sebagai seorang yang ummiy yang tidak bisa menyadur kitab-kitab terdahulu, tapi seluruh ayat Al-Qur'an tidak dapat diragukan, justru semakin terjamin otentisitasnya karena segala yang disampaikan Nabi Muhammad adalah wahyu (inspirasi) langsung dari Allah (Qs. An-Najm 3-5).
Salah satu buktinya adalah ayat Al-Qur'an:

“...Dan orang Nasrani berkata: “Al-Masih itu putra Allah.” Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu.” (Qs. At-Taubah 30).

Ayat ini menyatakan bahwa doktrin ketuhanan Yesus (Trinitas) adalah doktrin yang menjiplak keyakinan orang-orang kafir (pagan) sebelumnya. Ternyata, sejarah membuktikan bahwa Trinitas Kristiani yang meyakini Tuhan ada 3 oknum: Tuhan Bapa, Tuhan Ana dan Roh Kudus adalah doktrin yang sudah ada jauh sebelum Kristen lahir ke dunia. Buktinya, di Mesir sudah Trinitas yang meyakini: Osiris, Horus dan Isis, masing-masing sebagai Tuhan Bapa, Anak dan Ibu. Horus diyakini sebagai juru selamat yang mati menebus dosa dengan darahnya, dikuburkan, kemudian jasadnya bangkit pada hari ketiga kemudian bangkit lagi.

Trinitas/Trimurti di India (Hindu), meyakini Tuhan terdiri dari tiga oknum (Trimurti), yaitu Brahma (Tuhan Bapa), Wisnu (Tuhan Pemelihara), dan Syiwa (Tuhan Pembinasa). Brahma mempunyai seorang anak yang tunggal yaitu Krisna yang dilahirkan di kandang sapi. Oknum ketiga dari Trimurti adalah Syiwa. Kepadanya sering dikorbankan beratus-ratus nyawa manusia. Tetapi, menurut pemeluk Hindu, nyawa-nyawa yang dikorbankan itu sesungguhnya adalah inkarnasi Syiwa sendiri.

Di Persia (Mitraisme), meyakini Mitra (dewa matahari) sebagai Juru selamat penebus dosa yang lahir dari seorang perawan pada hari Minggu tanggal 25 Desember. Hari Minggu mereka yakini sebagai hari suci, dalam perkembangannya, tradisi ini diabadikan sebagai hari suci untuk beribadah di gereja oleh umat Kristen. Sehingga hari Minggu disebut sebagai Sunday (hari Matahari).

Coba perhatikan, wahyu yang diterima Rasulullah menyatakan “yudhohi’una qaulalladziina kafaruu min qablu” (mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu.” Sungguh tepat apa yang disampaikan oleh Nabi dengan sejarah yang sudah ada jauh sebelum beliau lahir. Padahal Rasulullah tidak pernah membaca buku-buku sejarah maupun enskiklopedi agama, karena beliau adalah seorang yang ummiy. Tidakkah hal ini direnungkan oleh para misionaris JIL dan Kristen? ( suara-islam.com )



READ MORE - Siapa Bilang Rasulullah Muhammad SAW Menikah Secara Kristen ... ???

Inilah Bukti Kalau Budaya Kristen Tidak Lebih Baik Dari Budaya Hewan

Inilah Bukti Kalau Budaya Kristen ( Barat ) Tidak Lebih Baik Dari Budaya Hewan -- Masyarakat Barat sering mempermasalahkan pernikahan usia muda di negara-negara Muslim. Kaum feminis, aktivis perempuan dan HAM Barat kerap menyerang isu itu untuk menyudutkan Islam sebagai agama yang tidak beradab.

Padahal di negara Barat hubungan seks diusia muda bahkan marak dan tidak dianggap sebagai pelanggaran hukum. Salah satu contoh kasus terbaru adalah anak perempuan di Spanyol berusia 10 tahun yang sudah melahirkan bayinya.


http://hidayatullah.com/images/stories/bayi_ilus.jpg


Sebagaimana dilansir BBC (3/11), seorang anak berusia 10 tahun membuat pusing pemerintah Spanyol setelah dia pekan lalu melahirkan.

Anak kecil itu adalah seorang gadis gipsi dari Romania dan belum lama tiba di Spanyol ketika melahirkan. Dia melahirkan di sebuah rumah sakit di Jerez, Spanyol selatan, kata menteri urusan sosial Andalusia Micaela Navarro.

Ibu dan bayinya--yang diberi nama Nicoletta--dikabarkan dalam kondisi sehat. Ayah sang bayi diperkirakan berusia 13 tahun dan masih berada di Romania.

Sebelumnya pada tahun 2009 di Inggris ada Alfie Patten, bocah laki-laki 13 tahun yang menghamili pacarnya yang berusia 15 tahun.

Sebagai respon dari kasus itu National Health Service (NHS) kota Sheffield bahkan menyebarkan brosur dengn judul "pleasure" kepada anak-anak sekolah yang menganjurkan untuk melakukan seks. "An orgasm a day keeps the doctor away", demikian tulisnya.

Tidak hanya itu, slogan tersebut ditambah dengan anjuran yang berbunyi, "Para pakar pemerhati kesehatan menganjurkan untuk mengkonsumsi 5 porsi buah dan sayuran sehari, dan 30 menit gerak badan tiga kali seminggu. Bagaimana dengan hubungan seks atau masturbasi dua kali seminggu?".
Rupanya melahirkan diusia sangat belia bukan hal yang aneh bagi keluarga asal Romania itu. Nenek si bayi, Olimpia, tenang-tenang saja. ''Itu usia kami menikah di Romania,'' kata si nenek seperti dikutip koran Diario de Jerez. Olimpia sendiri menikah pada usia 10 tahun.

Di Spanyol, hubungan seksual secara hukum tidak dipersoalkan bagi warga usia 13 tahun. Statistik dari tahun 2008 menunjukkan bahwa 177 anak usia di bawah 15 tahun melahirkan, dan sekitar 500 lain melakukan aborsi.

Maka adalah hal yang aneh jika para feminis, aktivis perempuan dan HAM Barat sibuk mengecam pernikahan muda di negara-negara Islam. Padahal budaya mereka sendiri sangat permisif dengan hubungan seks di usia muda, bahkan hubungan itu dilakukan di luar pernikahan alias zina. Sudah jelas kebudayaan mana yang sebenarnya tidak beradab. ( hidayatullah.com )



READ MORE - Inilah Bukti Kalau Budaya Kristen Tidak Lebih Baik Dari Budaya Hewan

Kisah Dari Tanah Suci : Pertolongan Langsung Datang Setelah Membaca Ayat Kursi

Kisah Dari Tanah Suci : Pertolongan Langsung Datang Setelah Membaca Ayat Kursi - Madinah kota suci. Setiap orang yang memasuki kota ini diyakini akan mendapatkan balasan atau teguran secara langsung atas amal ataupun dosa yang dilakukan. Hal-hal yang aneh, ajaib, dan tidak masuk akal kerap dialami jamaah calon haji (calhaj) saat berada di kota mulia ini.


http://www.tribunnews.com/foto/bank/images/jamaah-haji-hendra.jpg
Jamaah haji Indonesia


Malam Senin (18/10/2010), misalnya, seorang ibu masih menggigil kedinginan, ketika tiba di kantor Daerah Kerja Madinah. Calhaj asal Jawa Tengah itu, tidak tahu jalan pulang ke pemondokannya. Ia tersesat setelah melakukan salat Isya di Masjid Nabawi.

Petugas haji berkali-kali membujuk sang ibu agar mau makan biar bisa minum obat. Tapi si ibu menggeleng saja. Ia memilih tiduran di sofa, menelungkupkan badannya yang demam.

"Tadi saya sudah minum obat. Saya maunya disuntik saja agar cepat sembuh," kata ibu berusia 53 tahun itu.

Sang ibu pergi ke tanah suci sendirian. Suaminya telah meninggal dunia. Ini merupakan hari keempat ibu asal Boyolali itu berada di Madinah. Ia mengaku mulai sedikit hafal jalan dari hotel tempatnya menginap menuju Masjid Nabawi.

Malam itu ia pergi ke masjid untuk salat Maghrib dan Isya bersama teman-teman serombongan. Namun setelah salat ia terpisah dari sang kawan.

"Saya sudah berjalan jauh sekali. Ke sana ke mari. Mungkin ada kalau satu jam. Saya melewati jurang-jurang banyak sekali. Tebing-tebing curam, saya takut sekali," cerita sang ibu kepada MCH dalam mobil saat diantar pulang menuju pemondokannya.

Calhaj asal Boyolali itu lantas terus-terusan berdoa. Ia membaca ayat kursi memohon pada Allah agar diberikan keselamatan. Dan doa itu dikabulkan oleh Allah. Tidak lama kemudian muncul orang yang menolong ibu paruh baya tersebut.

"Setelah saya membaca ayat kursi tiba-tiba ada laki-laki yang menolong saya.Saya diantar ke kantor tadi (Daker). Dia baik sekali bahkan tidak mau saya bayar," kata si ibu.

Setelah sampai ke pemondokannya si ibu pun menyatakan akan terus berdoa dan meminta ampunan pada Allah atas dosa tertentu yang mungkin pernah dilakukan. "Katanya kalau di Mekkah atau Madinah itu seperti ujian bagi kita, kita diuji dengan mendapat teguran langsung atas salah kita," kata si ibu.

Kisah aneh lainnya dialami seorang jamaah asal Jakarta. Pria itu masih gagah,umurnya baru 53 tahun. Awalnya ia sangat yakin tidak akan tersesat untuk pulang ke pemondokannya. Namun usai salat asar, ia hanya muter-muter tidak menemukan pemondokan yang dicarinya. Ia bahkan terpisah dari sang istri.

"Tadi ke sini sama istri saya. Saya yakin nggak tersesat soalnya pemondokannya sangat dekat. Tapi setelah saya jalan kok tidak ketemu juga, Istri saya juga nggak tahu sekarang ada di mana. Saya mungkin ditegur karena terlalu percaya diri," kisah calhaj asal Jakarta tersebut.

Sang bapak pun akhirnya ditolong petugas haji dan diantarkan ke pemondokan. ( tribunnews.com )



READ MORE - Kisah Dari Tanah Suci : Pertolongan Langsung Datang Setelah Membaca Ayat Kursi

Setiap Rezim Di Indonesia Memang Tidak Pernah Ramah Terhadap Islam

Setiap Rezim Di Indonesia Memang Tidak Pernah Ramah Terhadap Islam - Ketimpangan hukum di Indonesia tampak jelas bila menyangkut kepentingan Islam. Selama 32 tahun zaman rejim Soeharto, Ummat Islam dikuyo-kuyo, didhalimi, karena kebijakannya tampak mengikuti tirani minoritas kafir Kristen/ Katolik. Sampai-sampai untuk da’wah saja dihalangi sejadi-jadinya, sampai ada istilah (sim) surat izin muballigh. Istilah lain yang tak kalah mengerikannya adalah ekstrim kanan, yang tak lain adalah kalangan Muslim yang dipojokkan dengan lafal yang mengerikan itu. Belakangan setelah Soeharto berhaji ke Makkah tampaknya himpitan itu baru mulai reda. Itulah sejarahnya yang sejarah itu mungkin juga dapat terulang.

Kalau mau menengok ke belakang lagi, rejim Soekarno tidak kalah dhalimnya pula terhadap tokoh-tokoh Islam. Sejumlah tokoh Islam dipenjarakan tanpa proses hukum, termasuk Buya Hamka yang tidak berpolitik. Ulama tidak berpolitik pun dipenjarakan begitu saja. Di tengah-tengah dikuyo-kuyonya para tokoh Islam itu muncul pula muka-muka yang berbaju Islam namun ada yang lebih membela PKI (komunis) daripada terhadap tokoh Islam. Hingga ada orang dari Ormas Kemahasiswaan Islam terkemuka yang tega jadi saksi meringankan dedengkot PKI, namun sebaliknya jadi saksi memberatkan terhadap tokoh Islam Masyumi.

Prilaku di antara manusia yang mengaku Muslim namun lebih cinta kekafiran ataupun yang berhadapan dengan Islam itu ketika berujud proses “penerapan” hukum, jadinya seperti yang disoroti sebuah situs (voa-islam) ini:

Ketimpangan Hukum Antara Ustadz Baasyir Dan Pezina Ariel Peterpan

Sobat muda, masih ingatkah kamu dengan kasus video porno tiga artis yaitu Ariel, Luna Maya dan Cut Tari? Yupz, tiga orang ini adalah pelaku pornoaksi yang efeknya langsung terasa yaitu perkosaan semakin meningkat setelah pelaku menonton video mesum ini. Tak tanggung-tanggung, pelakunya adalah anak di bawah umur sedangkan korbannya adalah gadis cilik di bawah umur pula. Sedikitnya 35 kasus yang diterima oleh Komisi Perlindungan Anak. Ini yang tereskpos. Berapa banyak kasus yang tidak dilaporkan dan menjadi bara dalam sekam dalam merusak moral generasi muda kita?

Coba kamu bandingkan dengan penangkapan Abu Bakar Ba’asyir. Belum ada bukti nyata nan kuat, namun ulama yang sudah tua renta ini malah diperlakukan bak penjahat kelas kakap. Tim penangkap memakai penutup muka lengkap yang hanya kelihatan kedua mata saja. Senjata tertodong seolah-olah korban adalah sosok yang sangat berbahaya. Ustadz Ba’asyir dan teman-temannya diperlakukan sedemikian menghinakan. Masyarakat pun bertanya-tanya, ada apa ini?

Ya, ada apa ini? Awal-awal Ramadhan, umat Islam Indonesia diberi ‘surprise’ pahit oleh kepolisian. Seorang ulama yang sudah sepuh ditangkap lagi, masih dengan alasan yang sama. GeJe alias gak jelas. Alasannya sih nanti di pengadilan saja digelar bukti-bukti yang mengarah Baasyir dituduh menyuport dan mendanai terorisme Aceh. Sikap ini seolah-olah menganggap masyarakat Indonesia bodoh dan mudah dibodohi oleh pihak yang berwajib.

Kasus yang lalu saja masih segar dalam ingatan bahwa penangkapan Ba’asyir sangat kental sekadar memenuhi pesanan sang majikan yaitu Amerika. Beberapa kali sidang pengadilan digelar namun tak ada satu bukti pun bisa menjerat Ba’asyir. Akhirnya ujung-ujungnya dalih pemalsuan dokumen dijadikan alasan. Kalau sekadar pemalsuan dokumen, masa iya sih perlu penangkapan memakai todongan popor senjata segala? Padahal banyak tuh warga negara lain yang memalsukan dokumen juga aman-aman saja tak bisa disentuh hukum sama sekali.

…penangkapan Ba’asyir sangat kental sekadar memenuhi pesanan sang majikan yaitu Amerika…

Mengapa pula hal ini penting untuk diketahui oleh kamu para remaja? Hal ini penting untuk dibahas agar kamu semua nyadar bahwa negeri yang kita cintai ini sedang dalam kondisi terjajah. Di tengah nuansa persiapan hari kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus yang akan datang, ternyata kita ini masih masuk kategori negara yang belum merdeka. At least, kepastian dan kemerdekaan hukum masih mahal harganya di sini.

Ariel, Luna Maya dan Cut Tari yang mempopulerkan nama bangsa secara negatif hingga ke luar negeri sana, tak segera diselesaikan secara hukum kasusnya. Bahkan muncul banyak pembela kemesuman mereka dengan dalih HAM. Mereka lupa bahwa HAM yang mereka agung-agungkan itu telah memakan korban dan menodai banyak gadis cilik berusia di bawah 10 tahun. Andai anak mereka sendiri yang mengalami hal tersebut, apa iya HAM masih didengungkan?

Pihak kepolisian menyatakan bahwa penangkapan Ba’asyir demi untuk mengamankan kepentingan masyarakat yang lebih luas. Pernah nggak kepolisian bertindak cepat menangkap Ariel, Luna Maya dan Cut Tari dengan alasan yang sama? Bukankah tindakan tiga orang ini sudah sangat meresahkan masyarakat sehingga perlu diamankan untuk kepentingan bersama? Tapi mana buktinya?

…Pernah nggak kepolisian bertindak cepat menangkap Ariel, Luna Maya dan Cut Tari dengan alasan yang sama? Bukankah tindakan tiga orang ini sudah sangat meresahkan masyarakat sehingga perlu diamankan untuk kepentingan bersama?…

Ariel tidak ditangkap tapi dia datang sendiri ke Mabes Polri menyerahkan diri. Entah siapa pula yang menyuruh dia untuk mengambil langkah tersebut. Ditengarai ada pihak-pihak tertentu yang mendesak Ariel menyerahkan diri setelah Presiden SBY turut campur berkomentar tentang videonya tersebut. Luna Maya bagaimana? Dia masih lenggang kangkung menghadiri pernikahan salah satu teman artis tanpa rasa malu sedikit pun tampil di depan umum. Meskipun untuk Cut Tari, lumayan terpukul dengan kasus video mesum tersebut. Ya iyalah, statusnya kan sebagai seorang istri. Bila syariat Islam diterapkan atas dirinya, hukum rajam hingga mati adalah solusinya.

Di sini jelas, ketimpangan hukum diberlakukan atas keduanya alias berat sebelah. Di satu sisi hukum berpihak pada Ariel sang artis dengan jutaan penggemar, di sisi lain Ba’asyir terzalimi hanya karena ia berdakwah dan membela Islam. Membela sebuah keyakinan yang katanya dipeluk oleh mayoritas penduduk Indonesia. Tapi nyatanya, mayoritas penduduk Indonesia yang katanya muslim itu malah lebih membela Ariel si Peterporn daripada Ba’asyir. Begitu juga sikap kepolisian dalam dua kasus yang berbeda ini. Namun yakinlah, kebenaran itu akan tampak sebagaimana kepolisian telah malu hati untuk penangkapan sebelumnya ketika bukti itu tak juga bisa dihadirkan di pengadilan. Maka, makar siapakah yang lebih baik? Sesungguhnya, Allah adalah sebaik-baik pembuat makar. Kita tunggu dan lihat saja perkembangan kasus ini selanjutnya. Wallahu ‘alam. [riafariana/voa-islam.com]



READ MORE - Setiap Rezim Di Indonesia Memang Tidak Pernah Ramah Terhadap Islam

" Islam ESQ " Trend Baru Islam Indonesia

" Islam ESQ " Trend Baru Islam Indonesia - The Emotional and Spiritual Quotient (ESQ) yang diajarkan Ary Ginanjar Agustian selama 10 tahun belakangan ini ternyata sesat dan menyesatkan. Pasalnya, training ESQ yang sudah diikuti lebih dari 850.000 orang di Indonesia, Malaysia, Australia, Belanda dan AS dengan biaya amat mahal itu, ternyata mengandung ajaran sinkretisme, liberalisme, pluralisme dan dapat menjadikan zindiq dan kufur.


http://www.suara-islam.com/news/images/stories/Berita/Nasional/esq-1.jpg
" Islam ESQ " Trend Baru Islam Indonesia


Maka benarlah apa yang dikatakan Mufti Wilayah Persekutuan Malaysia, Datuk Haji Wan Zahidi Bin Wah Teh, yang melarang ajaran ESQ Ary dikembangkan di Kuala Lumpur, Putra Jaya dan Labuan Malaysia, karena dianggap sesat dan menyimpang dari aqidah Islam.

Demikian antara lain kesimpulan dari diskusi Forum Komunikasi Sosial dan Kemasyarakatan (FKSK) ke 58 yang diadakan di Gedung Intiland, Jakarta, Kamis (29/7). Turut berbicara KH Amin Djamaluddin (Direktur LPPI), KH Anwar Ibrahim (Ketua Komisi Fatwa MUI), Bernard Abdul Jabbar (Mantan Missionaris Kristen) dan KH Muhammad Al Khaththath (Sekjen FUI). Sedangkan Ary Ginanjar Agustian (Presdir ESQ Leadership Centre) yang sudah berkali-kali menyatakan bersedia hadir ternyata mengingkari janji dengan dalih ada undangan ke Malaysia.

Menurut Amin Djamaluddin yang dikenal sebagai ulama ahli aliran sesat, Ary dengan sengaja telah menyampaikan ajaran sesat dan menyesatkan orang lain melalui buku yang ditulisnya “Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual”. Sebab dalam buku itu penuh dengan ajaran sinkretisme, pluralisme, liberalisme sehingga menjurus pada zindiq dan kufur bahkan syirik. Ary juga mengajarkan agar umat Islam tidak percaya dengan mukjizat para Nabi termasuk mukjizat Nabi Muhammad SAW, karena dianggap tidak masuk akal.

“Setelah saya teliti, dalam buku tersebut Ary sesat dan menyesatkan dengan sengaja mencampur adukkan ajaran Islam dengan Kristen, Yahudi, Hindu dan Buddha. Selain itu Ary menggunakan kebebasan berfikir untuk menafsirkan Al Qur’an dan Hadis, padahal dia bukan ahli Tafsir dan ahli Hadis, sehingga tafsirannya ngawur sekali. Selain itu Ary juga menafsirkan 99 sifat Allah dalam Asmaul Husna bisa juga menjadi sifat manusia dalam kehidupan sehari-hari. Jadi seolah-olah manusia bisa meniru Allah sehingga bisa menjurus pada kemusyrikan. Apalagi Ary tetap meyakini suara hati sebagai sumber kebenaran, bukan Al Qur’an dan As Sunnah sebagai sumber kebenaran,” tegasnya.

Pendapat Amin Djamaluddin itu diperkuat dengan pendapat Bernard Abdul Jabbar yang mampu membuktikan bahwa ajaran dalam buku yang ditulis Ary itu ternyata secara diam-diam diambil dari kitab injil, kitab taurat dan kitab weda yang merupakan kitab suci Hindu. Memang sebelumnya Ary bertahun-tahun menjadi dosen Universitas Udayana Bali sehingga bergaul akrab dengan orang Hindu Bali.

Sementara itu KH Anwar Ibrahim meragukan ajaran ESQ, karena penuh dengan liberalisme dan pluralisme, yang menganggap semua agama adalah benar. Pasalnya, sewaktu Ary mendirikan ESQ tahun 2000 bertepatan dengan lahirnya gerakan Islam liberal di Indonesia yang diwakili JIL (Jaringan Islam Liberal).

“Apakah orang seperti Ary Ginanjar bisa dijadikan rujukan dalam memahami Al Qur’an dan As Sunnah, sementara Ary sendiri tidak mampu berbahasa Arab sehingga keahliannya dalam memahami litelatur Islam sangat diragukan,” ungkap Anwar Ibrahim yang pernah studi Islam di Madinah dan Kairo tersebut.

Sedangkan KH Muhammad Al Khaththath menyebut ajaran Ary bisa menjurus pada kesyirikan. Pasalnya, para peserta ESQ dimintanya untuk meneladani sifat-sifat Allah dalam Asmaul Husna.

“Saya menyayangkan mengapa tidak ada pelajaran syariah dalam training ESQ, yang ada hanya aqidah dan itupun sudah menyimpang dari pokok ajaran Islam dan menjurus pada kesyirikan,” tegasnya.

Sementara itu Amin Djamaluddin mengusulkan umat Islam jangan hanya menerima permintaan maaf Ary saja, tetapi wajib mengumumkan di berbagai media massa mengenai kekeliruan dan kesesatan yang terdapat dalam bukunya dan modil trainingnya sehingga bersedia untuk mengkoreksinya. Selain itu Ary juga harus merombak modul dan materi dalam trainingnya sehingga tidak menyesatkan para peserta training. Pasalnya, kalau hanya mengandalkan ucapan permintan maaf saja, nanti dikhawatirkan akah dikhianati, sehingga dia kembali mengajarkan ajaran sesatnya untuk merusak aqidah umat Islam. Sebab selama ini Ary dikenal suka berubah-ubah dan tidak konsekwen dalam ucapannya. ( suara-islam.com )



READ MORE - " Islam ESQ " Trend Baru Islam Indonesia

Astagfirullah ... Facebook Mengatakan Saydina Rasulullah Muhammad SAW BABI Bukan NABI

Astagfirullah ... Facebook Mengatakan Saydina Rasulullah Muhammad SAW BABI Bukan NABI. Kemudahan membuat grup dalam jejaring sosial Facebook, seringkali disalahgunakan untuk menyebar kebencian diantara kehidupan beragama dan rasis. Belum lama, sebuah grup di Facebook mengajak anggotanyauntuk menggambar Nabi Muhammad SAW.


http://static.republika.co.id/images/grup_yang_menghina_nabi_muhammad_saw_100616114746.jpg



Kini muncul sebuah grup di Facebook yang berpotensi menyebabkan kontroversi dengan menamakan dirinya "Muhammad SAW bukanlah NABI, melainkan BABI". Hingga saat ini grup tersebut memiliki 1.124 anggota dan menuliskan kantor pusatnya berada di Mekah.


Namun, hampir seluruh komunikasi dilakukan oleh pencipta kelompok itu dengan menggunakan bahasa Indonesia.


Kemudian, dalam akun grup tersebut juga memuat foto-foto yang menghina Nabi Muhammad SAW yang dapat memicu kemarahan umat muslim.


Sebagai pengguna akun Facebook, dapat melaporkan setiap kelompok yang dirasa tidak pantas. Dengan klik tombol "report group" yang tersedia di bagian bawah dari akun tersebut.


Hingga saat ini, grup tersebut masih aktif dan pihak Facebook belum melakukan aksi apapun terhadap akun kelompok tersebut. ( republika.co.id )


Link Group Setan Yang Benar - Benar Menghina dan Melecehkan Saydina Rasulullah Muhammad SAW :


http://www.facebook.com/group.php?gid=129845023692704&ref=mf




READ MORE - Astagfirullah ... Facebook Mengatakan Saydina Rasulullah Muhammad SAW BABI Bukan NABI

Inilah Senjata-Senjata Yang Dimiliki Oleh Rasulullah


Inilah Senjata-Senjata Yang Dimiliki Oleh Rasulullah. Nabi memiliki sembilan pedang: Ma'thur yang diwariskan oleh ayahnya, dan itu adalah pedang pertama yang pernah dimiliki oleh beliau. Dia juga memiliki al-'Idb dan Dhu al-Fiqar, yang tidak pernah jauh darinya. Dhu al-Fiqar memiliki gagang melingkari tangannya, dan dasar yang terbuat dari perak. Beliau juga memiliki al-Qal'i, al-Battar, al-Hatf, ar-Rawb, al-Mikhdam, dan al-Qadib, yang juga memiliki bahan dasar terbuat dari perak. Nabi memperoleh Dhu al-Fiqar selama perang Badar.

Nabi memiliki tujuh buah baju besi: Dhat al-Fudul, yang kemudian ditukarkan dengan tiga puluh sa’ selai (makanan) kepada abu Abu-Shahm, seorang Yahudi, untuk makanan keluarganya. Dhat al-Fudul terbuat dari besi. Nabi juga memiliki Dhat al-Wishah, Dhat al-Hawashi, as-Sa'diyyah, Fiddah, al-Batra ', dan al-Khirniq.

Nabi dimiliki enam busur panah: az-Zawra ', ar-Rauha', as-Safra ', al-Bayda', al-Katum—yang rusak selama pertempuran Uhud, dan diambil oleh Qatadah bin an-Nu'man—dan as-Saddad.

Nabi memiliki bergetar disebut al-Kafur, dan tali untuk itu terbuat dari kulit kecokelatan, serta cincin melingkar tiga perak, gesper, dan ujung terbuat dari perak. Kita harus menyebutkan bahwa Ibnu Taimiyah mengatakan bahwa tidak ada riwayat otentik bahwa Nabi pernah memakai tali pinggangnya.

Nabi juga memiliki beberapa perisai: az-Zalluq, dan perisai yang dinamai al-Futaq. al-Futaq diberikan kepadanya sebagai hadiah, dan awalnya terdapat gambar patung di atasnya. Rasul sering meletakkan tangannya pada gambar patung itu hingga kemudian gambar itu menjadi pudar tak terlihat.

Nabi memiliki lima tombak: al-Muthwi, al-Muthni, an-Nab'ah, tombak besar yang dinami al-Bayda ', dan tombak pendek bernama Anazah. Tombak ini selalu dibawa ketika hari raya Id, digunakan sebagai sutrah. Kadang-kadang, Nabi berjalan sambil memegang 'Anazah.

Nabi memiliki helm yang terbuat dari besi yang disebut al-Muwashah - yang dihiasi dengan tembaga - dan helm yang lain, disebut-Sabugh, atau Dhu sebagai-Sabugh.

Nabi memiliki tiga jubah panjang (jubbas) yang terus dipakai selama pertempuran. Salah satunya terbuat dari brokat halus berwarna hijau (sundus). Nabi memiliki bendera hitam, disebut al-'Uqab. Abu Dawud dalam salah satu hadis yang dikumpulkan dalam kitab 'Sunan,' dari seorang sahabat yang mengatakan: "Aku melihat bendera Nabi." Nabi juga memiliki tongkat yang disebut al-'Arjun, dan al-Mamshuq. ( eramuslim.com )



READ MORE - Inilah Senjata-Senjata Yang Dimiliki Oleh Rasulullah

Subhanallah ... Hampir Satu Bulan Gugur, Darah Segar Masih Mengalir Dari Luka Para Muajhid Ini

Isyarat Syahid Jenazah Korban Penembakan Densus 88 di Cawang


Subhanallah ... Hampir Satu Bulan Gugur, Darah Segar Masih Mengalir Dari Luka Para Muajhid Ini – Akhirnya, dua jenazah tak dikenal yang ditembak Densus 88 di Cawang, Jakarta Timur dimakamkan kemarin Selasa (8/5/2010). Tanpa ada pihak yang tahu siapa keluarga kedua jenazah tersebut. Termasuk polisi yang menembak mati keduanya dengan tuduhan teroris.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang mengatakan, tim medis dan penyidik Polri memakamkan dua jasad tersangka terorisme yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

“Sudah hampir sebulan belum ada pihak keluarga yang datang mengenali sehingga penyidik dan tim medis memakamkan kedua jasad hari ini,” katanya di Jakarta, Selasa (8/5/2010).

Pukul 09.00 WIB wartawan voa-islam tiba di TPU Pondok Ranggon Jakarta Timur, tapi tak nampak tanda-tanda akan ada pemakaman jenazah. Para penjaga makam tak tahu kalau hari itu akan diadakan pemakaman kedua jenazah tak dikenal. Ketika ditanya tentang rencana pemakaman dua jenazah tak dikenal, Pandi, salah seorang pengurus makam menjelaskan bahwa hari itu tak ada agenda pemakaman. “Tidak ada jadwal pemakaman kedua jenazah tersebut hari ini,” jawabnya.

Namun tak seberapa lama telepon di kantor TPU Pondok Ranggon berdering, kemudian ia memanggil dan mengatakan, barusan ada telepon dari kepolisian bahwa pada hari ini akan ada pemakaman. Maka penggalian lahat pun dilakukan di blok AB, bersebelahan dengan makam Syaifudin Zuhri dan Muhammad Syahrir yang berjarak sekitar 15 Meter dari makam Ibrahim yang ditembak mati Densus di Temanggung, Jawa Tengah.

Lepas shalat zuhur, setelah beberapa jam menunggu tibalah iring-iringan 2 mobil jenazah sekitar pukul 13.00. Iring-iringan jenazah yang dikawal polisi itu berhenti di samping 2 makam yang sudah digali. Prosesi pemakaman pun dilangsungkan. Sekitar 30 orang pelayat yang mengantarkan 2 jenazah tak dikenal tersebut.

Prosesi pemakaman jenazah dilakukan satu persatu sesuai dengan nomor urut yang ditetapkan polisi. Peti jenazah pertama yang diberi nama MR. X-I/CWG/0001 diturunkan dari mobil, selanjutnya jenazah dikeluarkan dan sesuai dengan syariat Islam, jenazah dikuburkan tanpa menggunakan peti. Prosesi yang sama dilakukan terhadap jenazah ke dua yang oleh pihak kepolisian disematkan identitas MR. X-I/CWG/0002.



Saat mengeluarkan kedua jenazah dari dalam peti, para pelayat yang memasukkan ke liang lahat menemukan keajaiban yang diyakini sebagai isyarat kesyahidan. Pada jenazah pertama (MR. X-I/CWG/0001) nampak jelas, bekas darah yang masih mengalir di bagian belakang kepala hingga menembus kain kafan. Sementara pada jenazah kedua (MR. X-I/CWG/0002) terlihat darah yang masih mengalir di bagian belakang kepala dan punggung.

Ustadz Syamsuddin Uba, salah seorang pelayat yang ikut memasukkan kedua jenazah ke liang lahat, tanpa ragu sedikitpun bersaksi tentang tanda-tanda kesyahidan kedua jenazah.

“Sesungguhnya kami sudah biasa mengurus jenazah bak bayi, anak-anak hingga orang dewasa, mulai dari memandikan, menyalatkan hingga pemakaman. Sehingga kami bisa membedakan jenazah orang biasa dengan jenazah mujahid,” ujarnya.

Ustadz aktivis Gerakan Pemuda Islam (GPI) ini menyatakan kesyahidan kedua jenazah dari isyarat darah yang masih mengalir, padahal keduanya sudah meninggal sebulan yang lalu.


...subhanallah, darah mereka masih mengalir dari kepala mereka. Padahal sudah hampir satu bulan lamanya jenazah tersebut berada dalam peti, ujar Ustadz Syamsuddin...


“Ketika kami memandikan kedua jenazah ini kami menyaksikan, subhanallah, darah mereka masih mengalir dari kepala mereka. Padahal sudah hampir satu bulan lamanya jenazah tersebut berada dalam peti,” jelasnya.



Dengan isyarat kesyahidan itu, Ustadz Syam menegaskan bahwa kedua jenazah tersebut adalah bukan teroris, melainkan mujahid.

“Dalam Islam, yang disebut teroris adalah orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya, dan sedangkan mereka adalah mujahid yang membela Allah dan Rasul-Nya,” terangnya.

Kedua jenazah tak dikenal itu ditembak mati oleh Densus 88 Antiteror di Cililitan, Jakarta Timur (12/5/2010). Satu jenazah lainnya yang juga ditembak mati adalah Maulana. Jenazah Maulana telah dimakamkan di Sawangan, Depok, Jawa Barat oleh keluarganya.



Subhanallah ... Hampir Satu Bulan Gugur, Darah Segar Masih Mengalir Dari Luka Para Muajhid Ini


Prosesi pemakaman kedua jenazah tersebut tak dihadiri oleh sanak-keluarganya. Karena hingga akhir hayatnya tak ada orang yang mengaku keluarganya, meski foto kedua jenazah telah disebarkan polisi. Densus 88 yang menembaknya dengan tudingan teroris pun tak ada yang tahu siapa kedua sosok yang dibunuhnya itu. Tak ada penjelasan apapun dari Mabes Polri atas pembunuhan kedua sosok tak dikenal itu. Polisi hanya bisa menyebut keduanya teroris.

Kedua jenazah yang dikubur di makam tak beridentitas pun tak bisa membantah tudingan teroris yang dituduhkan polisi. Melalui darah yang masih mengalir meski telah meninggal sebulan lamanya itulah mereka berisyarat. ( voa-islam.com )




READ MORE - Subhanallah ... Hampir Satu Bulan Gugur, Darah Segar Masih Mengalir Dari Luka Para Muajhid Ini

Bangladesh Blokir Facebook. Indonesia Kapan ... ??!

Bangladesh Blokir Facebook. Indonesia Kapan ... ??!. Kemarahan akibat laman 'Everybody Draw Mohammed Day' di Facebook, kini menjalar ke Bangladesh.

Setelah Pakistan menyatakan memblokir situs jaringan sosial, Facebook, kini negara lain di Asia Selatan, Bangladesh, melakukan hal yang sama.

Seorang pejabat telekomunikasi hari Minggu mengatakan pemerintah memutuskan untuk memblokir akses ke situs tersebut, karena situs karena keberadaan sebuah laman yang mengundang pengguna situs untuk memuat gambar Nabi Muhammad. Mayoritas penduduk Bangladesh beragama Islam.



http://static.republika.co.id/images/bangladesh_mengikuti_langkah_pakistan_memblokir_facebook_100531054737.jpg


Namun, pihak berwenang memperkirakan pemblokiran akan berlangsung sementara saja.

Sebelumnya, ribuan warga Bangladesh berpawai pada hari Jumat di ibukota Dhaka, menuntut pemerintah agar melarang Facebook karena laman 'Everybody Draw Mohammed Day' di situs tersebut.

Sebagian besar Muslim menganggap penggambaran citra Nabi Muhammad sebagai bentuk penghujatan.

Sebuah mahkamah di Pakistan pekan lalu memblokir akses ke Facebook dan situs video YouTube karena muatan serupa, namun kemudian membatalkan sebagian pemblokiran atas kedua situs populer tersebut. ( republika.co.id )



READ MORE - Bangladesh Blokir Facebook. Indonesia Kapan ... ??!

Facebook Munculkan Halaman Menggambar Nabi Versi Bahasa Indonesia Yang Baru




Facebook Munculkan Halaman Menggambar Nabi Versi Bahasa Indonesia Yang Baru. Setelah Tanggal 20 Mei 2010 ‘Page Everybody Draw Mohammed Day’ sempat Menghilang tetapi kemudian muncul kembali,karena ternyata Facebook.com Sama sekali belum mengambil Tindakan sama sekali.

Sebagaimana yang diberitakan Republika online Facebook mengatakan, pihaknya belum mengambil tindakan apapun terhadal halaman yang telah menarik perhatian lebih dari 100 ribu pengguna dan mengundang untuk mengirim gambar kartun dari Nabi Muhammad dengan dalih kebebasan berbicara. Sebuah halaman dalam Facebook yang dinamakan “Everybody Draw Mohammed Day!” yang dibuat pada hari Kamis (20/5) yang disebut sebagai hari menggambar Nabi Muhammad, jadi sangat memungkinkan pembuat halaman tersebut mencabutnya pada hari Jumat (21/5) karena kemungkinan tujuannya telah tercapai pada hari Kamis.

Sebagian besar muslim menganggap hal tersebut sebagai penghinaan terhadap Nabi Muhammad,bahkan Memicu Protes bahkan Memblokir Facebook sebagaimana yang dilakukan Pemerintah Pakistan.

Bahkan banyak dari Kalangan Facebooker sudah melakukan pelaporan terhadap page tersebut,tetapi anehnya dari Pihak pengelola Facebook belum mengambil tindakan sama sekali dan kini muncul versi Bahasa Indonesia ,yang mereka mencanangkan pada Tanggal 1 Juni 2010 ,walaupun kemudian mereka menyampaikan penundaan Pelaksanaannya terkait munculnya ‘Page Everybody Draw Mohammed Day’ di Facebook ,yang menurut Admin Versi Bahasa Indonesia mengklaim sebagai cabang Page tersebut.Bahkandalam Pesannya di Dinding Admin dengan Pongahnya pembuat Page Versi Bahasa Indonesia menantang untuk melacak dirinya

sebagaimana pada berita sebelumnya bahwa Penggagas Menggambar Nabi Minta maaf dan membantah Bahwa ia yang membuat Page tersebut di Facebook.

melihat Pola ini maka sesungguhnya sangat jelas sekali bahwa ini adalah salah satu Provokasi dari orang orang yang sangat benci dengan Islam, tidak jauh berbeda dengan Provokasi pembuat Blog yang menggunakan label sekolah bela ,Provokasi Aksi Formasi Pedang Salib di depan Masjid Al Barkah Bekasi

Atau Provokasi beberapa Tahun yang Lalu yang muncul disalah satu blog di WordPress, yang kemudian membuat Faithfreedom Indonesia sempat tutup untuk sementara

dan Provokasi tersebut tak jarang masuk di web , Blog dan Forum yang dikelola oleh Muslim,dan Fakta juga terjadi ada di Blog ini juga,yang mereka sengaja memancing Kemarahan Umat Islam, dan kalau muslim Murka maka mereka akan ketawa puas,bahwa tak jarang kemarahannya tersebut di ekspos untuk Menyerang Islam.

Ada juga sebagain dari Muslim mencoba menyikapi dengan membuat Gerakan melaporkan page tersebut kepada Pihak pengelola tetapi sampai saat ini dari Pihak Pengelola belum mengambil tindakan sama sekali ,tidak jauh berbeda dengan apa yang terjadi pada Blog beritamuslim.wordpress.com, yang hingga sampai sekarang juga belum mendapat tindakan apa apa

Menyikap Masalah Ini ada pandangan yang berbeda daripada sekedar gagasan Memboikot dan Memblokir

Ulama Saudi, Ghassam Al-Ghain berpendapat, sebaiknya umat Islam mengabaikan isu-isu seperti yang dilakukan Norris. “Kartun-kartun yang menggambarkan sosok Rasulullah dengan gambar yang buruk tidak akan merusak sosok Rasulullah itu sendiri. Orang yang melecehkan Rasulullah ibarat orang yang melemparkan segenggam pasir ke arah matahari dan akhirnya pasir itu mengenai dirinya sendiri,” ungkap Al-Ghain.

Ulama Saudi itu mengatakan, sebaiknya umat Islam tetap fokus untuk menampilkan dunia Islam dengan semangat yang sejati, satu hal sudah jarang dilakukan kaum Muslimin sekarang ini. “Untuk mempromosikan Islam, kita harus menggunakan etika yang sudah kita pelajari dalam Islam, dan menjaganya agar tetap bersih dan murni,” saran Al-Ghain.

“Untuk menghadapi segala bentuk penghinaan dan pelechan terhadap Islam, generasi muda muslim lebih baik melawan balik dengan cara menunjukkan citra yang baik tentang negara dan agama mereka serta sosok Rasulullah sendiri.

” Jadilah orang yang bijak dan anggota masyarakat yang bermanfaat,” sambung Al-Ghain yang menilai aksi boikot Facebook tidak banyak memberikan manfaat karena bisa membuat negara Barat juga melakukan hal yang sama, misalnya menghentikan impor produk-produk penting seperti peralatan kesehatan dan obat-obatan ke negara-negara muslim.

dan saya yakin bahwa Provokasi Provokasi semacam ini akan terus bermunculan baik di Dunia Maya maupun didunia Nyata,sebagaimana Firman Allah Swt :

يُرِيدُونَ أَن يُطْفِؤُواْ نُورَ اللّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَيَأْبَى اللّهُ إِلاَّ أَن يُتِمَّ نُورَهُ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ [9:32] Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayaNya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai.

maka menyikapi hal ini maka perlu ditumbuh kembangkan kesadaran kepada Muslim agar tidak terpancing oleh Provokasinya dan jebakannya.

karena dengan tidak terpancing oleh Provokasinya maka usaha usaha mereka akan Gagal Total,sebaliknya kalau Umat Islam menyikapi dengan lebih mengedepankan Sikap Emosional dan bersikap tidak Proposional maka sama saja memberikan kepuasan kepada para penghujat Islam karena mereka telah berhasil Usaha Provokasinya.( Answering.wordpress.com )


Halaman Menggambar Nabi Versi Bahasa Indonesia Yang Baru : http://www.facebook.com/pages/Everybody-Draw-Mohammed-day-Indonesian-version/123607727664016?ref=nf




READ MORE - Facebook Munculkan Halaman Menggambar Nabi Versi Bahasa Indonesia Yang Baru

Buktikan Gerakan Jihad Boikot Facebook Sekarang ... ??!

http://www.voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos/mumtaz/tolak-facebook.jpg&h=235&w=355&zc=1
Protes Kartun Nabi, Umat Islam Lakukan Gerakan Boikot Facebook


Buktikan Gerakan Jihad Boikot Facebook Sekarang ... ??! - Gerakan karikatur Nabi Muhammad, di laman jejaring sosial Facebook menuai kontroversi. Umat Islam seluruh dunia serukan boikot facebook pada hari ini.

Sebagian umat muslim di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia marah dan merasa terhina. Pakistan bahkan lebih maju, Pengadilan Tinggi Lahore memerintahkan Dewan Telekomunikasi Pakistan untuk memblokir Facebook mulai Rabu 19 Mei 2010.

Gerakan penentangan pun muncul di Facebook dengan nama AGAINST "Everybody Draw Mohammed Day". Grup ini menyerukan boikot Facebook pada hari ini, Kamis 20 Mei 2010 -- yang dijadikan 'hari menggambar Nabi Muhammad' versi grup 'Everybody Draw Muhammed Day'.

"Siapa yang akan memboikot Facebook pada 20 Mei 2010? Kami membutuhkan aksi nyata dari semua kaum muslimin dan nonmuslim, yang yakin ada di pihak yang benar," seru grup tersebut.

Grup ini menentang keras pemuatan karikatur Nabi Muhammad. "Kami meminta akun 'Everybody Draw Muhammed Day' ditutup selamanya."

Hingga Kamis, 20 Mei 2010 pukul 10.15 WIB, pendukung laman AGAINST "Everybody Draw Mohammed Day" berjumlah 75.074 Facebooker, sementara laman 'Everybody Draw Mohammed Day!' lebih sedikit, 68.126 Facebooker.

Tak hanya itu, juga muncul grup 'Everybody who is against the "Draw Mohammed Day" di Facebook.

Grup yang memiliki 4.690 pendukung ini juga menyerukan boikot Facebook pada hari ini. "Kami menuntut Facebook menutup akun 'Everybody Draw Mohammed Day!'.

Gerakan menggambar karikatur nabi yang diserukan grup 'Everybody Draw Mohammed Day!' jadi perdebatan internasional, dan menuai hujatan dari umat muslim dunia.

Administrator grup tersebut buru-buru membuat klarifikasi. Kata mereka, ini bukan perlombaan, tapi karya bersama.

"Kami tak bermaksud melakukan fitnah terhadap umat muslim, ini bukan grup yang bermaksud menghina Islam. Ini hanya salah satu cara melawan ekstrimis yang melakukan kekerasan pada orang yang menggambarkan Nabi Muhammad."

Pakistan Blokir Facebook

Di tengah kehebohan yang meningkat terkait sebuah kompetisi untuk mendisain kartun Nabi Muhammad di facebook, sejak Rabu (19/5) kemarin, Pakistan telah memblokir Facebook.

Kontes bertema "Everybody Draw Mohammed Day" di Facebook itu mendapat reaksi marah serta memprovokasi terjadinya demonstrasi jalanan di negara yang mayoritas penduduknya Muslim tersebut. Putusan Pengadilan Tinggi Lahore itu merupakan tanggapan atas sebuah petisi yang diajukan Gerakan Pengacara Muslim. Pengadilan itu memerintahkan regulator internet Pakistan untuk memblokir Facebook.

Para pengacara untuk Otoritas Telekomunikasi Pakistan mendebat bahwa mestinya hanya halaman yang menyinggung yang harus dihapus dari Facebook, tetapi Hakim Ijaz Ahmad Chaudhry memerintahkan, seluruh situs jejaring sosial itu dilarang mulai Rabu. Maka, para pengguna pun kehilangan akses ke Facebook sekitar dua jam kemudian.


Rata Tengah


Rai Bashir, seorang pengacara yang terlibat dalam kasus ini, mengatakan, Facebook menghujat. "Ada begitu banyak penghinaan terhadap Nabi di internet dan itulah sebabnya kami merasa harus membawa kasus ini," katanya. "Semua Muslim di Pakistan dan dunia akan mendukung kami," tambah Bashir sebagaimana dikutip Telegraph.

Dalam Islam, visualisasi terhadap Nabi Muhammad secara luas dinilai sebagai sesuatu yang menyinggung. Al Quran tidak secara eksplisit melarang gambar Nabi Muhammad, tetapi sejumlah hadis, atau interpretasi atas kitab suci Islam, melarang representasi figural.

Pengadilan Tinggi Lahore itu memerintahkan penutupan Facebook sampai tanggal 31 Mei, setelah tanggal kontes berakhir, dan diharapkan ada persidangan lagi tentang kasus itu.

Kontes kartun tersebut didasarkan pada gagasan seniman Molly Norris dari Seattle, yang mem-posting sebuah kartun di website-nya yang terdiri dari sebuah kursi, gulungan kapas, ceri dan sejumlah hal lainnya yang diklaim sebagai Muhammad. Namun, Norris mengatakan, idenya itu hanya sebuah lelucon.

Hal itu dimaksudkan sebagai suatu protes terhadap sensor dari acara televisi South Park. Kartun AS baru-baru ini menampilkan Nabi Muhammad mengenakan sebuah setelan beruang. Norris menambahkan, ia merasa ngeri bahwa keritiknya telah berubah menjadi sebuah kompetisi di Facebook.

Ini bukan untuk pertama kalinya masyarakat Pakistan bereaksi marah atas penggambaran terhadap Nabi Muhammad. Puluhan ribu pengunjuk rasa turun ke jalan tahun 2006 ketika kartun, yang awalnya diterbitkan di sebuah surat kabar Denmark, dicetak ulang di seluruh dunia. Lima orang tewas ketika demonstrasi itu berubah menjadi kerusuhan. ( voa-islam.com )




READ MORE - Buktikan Gerakan Jihad Boikot Facebook Sekarang ... ??!

Kembali Karikatur Nabi Muncul Di Surat Kabar

Kembali Karikatur Nabi Muncul Di Surat Kabar. Sebuah harian Norwegia, Aftenposten telah kembali memanasi komunitas Muslim dengan mencetak ulang gambar kartun Nabi Muhammad yang digambar oleh Kurt Westergaard, seorang kartunis asal Denmark yang beberapa hari lalu mendapat serangan di rumahnya.





Dalam sebuah artikel mengenai berita serangan terhadap Westergaard, harian tersebut juga mencantumkan enam dari 12 gambar kartun kontroversi yang pertama kali dicetak oleh harian Denmark, Jyllands-Posten pada tahun 2005, memancing reaksi global dari umat Muslim.

Beberapa gambar tersebut bahkan menghubungkan Islam dan Nabi Muhammad dengan terorisme dan bom bunuh diri, dan salah satu kartun menunjukkan sang Nabi mengenakan sorban dengan bom diatasnya.

Terkait berita serangan terhadap kartunis Denmark tersebut, editor Aftenposten, Hilde Haugsgjerd berpendapat bahwa serangan itu adalah suatu “serangan yang wajar terhadap seorang seniman dan wartawan yang menyebabkan kekacauan.”

Aftenposten pertama kali merilis kartun tersebut pada 2005, namun menolak mengikuti jejak surat kabar lain di seluruh dunia yang merilis kembali kartun tersebut pada 2006.

Serangan terhadap Westergaard itu menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat Muslim Denmark yang bingung dan terganggu oleh rincian yang muncul dalam ‘episode’ terbaru krisis kartun itu.

"Ada banyak pertanyaan dalam kasus ini," Bilal H Assaad, ketua Islamic Faith Society, mengatakan dalam komentarnya di situs Skandinavia Waqfs, badan Muslim utama Denmark pada pada hari Minggu 3 Januari.

Pihak berwenang Denmark menuduh seorang pria Somalia yang mencoba untuk membunuh Kurt Westergaard, salah satu kartunis Denmark yang menggambar gambar-gambar ofensif Nabi Muhammad pada tahun 2005.

Menurut polisi, pencari suaka berusia 28 tahun yang namanya tidak pernah dirilis di bawah hukum Denmark itu ditembak dua kali oleh polisi pada hari Jumat malam ketika ia mencoba membobol rumah Westergaard bersenjatakan kapak dan pisau.

Badan intelijen mengatakan pada hari Minggu bahwa orang itu mempunyai link ke jaringan Al-Qaeda dan kelompok al-Shabaab di tanah airnya.

Dia memiliki "hubungan dekat dengan organisasi al-Shebaab di Somalia serta pemimpin al-Qaeda di Afrika Timur", layanan keamanan dan intelijen (PET) Denmark mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Beberapa surat kabar Denmark mencetak gambar kontroversi Nabi Muhammad pada 2005, menyulut kemarahan global umat Muslim. (SuaraMedia News)
Seorang editor sebuah buku baru di AS mengenai kontroversi kartun Nabi Muhammad tersebut telah memicu badai kritik dengan memutuskan tidak menerbitkan ulang 12 sketsa tersebut untuk menghindari munculnya kekerasan lain.

“The Cartoons That Shook the World”, yang akan dirilis bulan November oleh Yale University Press, meneliti reaksi dari dunia Muslim terhadap publikasi karikatur tersebut.

Penulis buku itu, Jytte Klausen, seorang profesor politik kelahiran Denmark dari Universitas Brandeis di Waltham, Masachusetts, dengan enggan setuju untuk menghilangkan kartun itu dari bukunya.

“Secara pribadi saya sedih karena saya merasa ini adalah sebuah kerugian bagi buku yang akan dipublikasikan tanpa ilustrasi tersebut. Juga menyedihkan bahwa kita menghadapi situasi di mana sebuah penerbitan akademik merasa berkewajiban untuk meneruskan dan menyingkirkan ilustrasi itu,” ujar Klausen.

Gambar-gambar Nabi Muhammad juga disingkirkan, termasuk cetakan abad ke-19 milik Gustave Dore yang menggambarkan sebuah frase dari komedi ketuhanan Dante Alighieri mengenai Nabi Muhammad.

Direktur Yale Press, John Donatich membuat keputusan itu setelah berkonsultasi dengan sejumlah diplomat, intelijen, dan ahli akademik.

“Saya rasa ini bukan masalah penyensoran,” ujar Donatich kepada AFP. “Ini telah menjadi isu keamanan,” ujarnya, menambahkan bahwa ia mencemaskan keselamatan karyawan Yale Press. “Saya merasa bahwa kartun dan ilustrasi yang sedang kita bicarakan ini bukanlah informasi baru. Tidak perlu mempublikasikannya lagi jika gambar-gambar itu merepotkan seperti ini. Semua orang yakin gambar-gambar itu dapat memicu kekerasan,” ujarnya. ( suaramedia.com )



READ MORE - Kembali Karikatur Nabi Muncul Di Surat Kabar