Misteri Berkurangnya Warga Kristen di Bethlehem

Misteri Berkurangnya Warga Kristen di Bethlehem --Jumlah pemeluk Kristen di Bethlehem, kota di Palestina tempat Yesus dilahirkan, ternyata terus berkurang dari tahun ke tahun.

Masyarakat Kristen sendiri sudah menetap di kota ini sejak abad pertama. Namun dengan kecenderungan seperti ini muncul pertanyaan: sampai kapan warga Kristen bisa bertahan di Bethlehem?

Jumlah warga Kristen yang hidup di kawasan Palestina itu semakin berkurang dan menurut sejumlah pengamat warga Kristen di Palestina akan habis sama sekali.


http://koran.republika.co.id/images/news/2009/12/20091225055221.jpg
BBC

Warga kristen di Bethlehem banyak yng pindah ke Amerika atau Eropa


Menurut wartawan BBC untuk urusan agama Christopher Landau, 100 tahun lalu jumlah warga Kristen di wilayah Palestina diperkirakan lebih dari 30%. Namun jumlah mereka dewasa ini hanya 2%.

Banyak orang Kristen Palestina yang berimigrasi ke negara-negara di seluruh dunia. Warga Kristen Palestina sekarang banyak tinggal di Amerika Selatan dan Eropa. Penurunan jumlah orang Kristen di Palestina tampaknya terus berlanjut.
Faktor ekonomi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tidak akan ada lagi orang Kristen di tanah suci itu pada tahun 2025.

"Kami tahu data ini merupakan kenyataan, namun kami berusaha melawannya. Saya yakin di beberapa desa kami melihat tidak akan ada lagi penduduk Kristen," kata Simon Azazian dari Masyarakat Injil Palestina.

"Misalnya penduduk desa Wirsaid dulunya 100% Kristen, kemudian turun menjadi 60% dan sekarang 40%. Jumlah mereka terus turun."

Para pemimpin Kristen di Bethlehem khawatir kota yang begitu penting bagi ummat Kristen itu akan menjadi semacam peninggalan Kristen, meminjam istilah seorang pastur. Ada situs-situs bersejarah yang penting, tetapi tidak ada lagi orang Kristen yang tinggal di sana.

Satu hal yang mempercepat penurunan jumlah penduduk Kristen di sana adalah kelompok Islam fundamentalis. Ada segelintir warga Muslim Palestina yang menuntut warga Kristen masuk Islam.

Faktor-faktor ekonomi juga ikut ambil bagian. Warga Kristen, seperti halnya tetangga mereka yang Muslim di kota-kota seperti Bethlehem, menghadapi kesulitan besar dalam mencari penghidupan. Sebagian warga Muslim Palestina juga berimigrasi, namun jumlahnya tidak besar.

Penurunan penduduk Kristen terjadi di sebagian besar negara di Timur Tengah yang mayoritas berpenduduk Muslim. Sementara para jemaah berkumpul di Gereja Holy Nativity di Bethelem untuk mengawali perayaan Natal, mereka juga menghadapi ketidakpastian tentang masa depan masyarakat Kristen di tempat yang sangat penting bagi sejarah mereka. (
bbc/ahi )



My be this artikel's that you need...!!!



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar