Ikuti Budaya Kristen Atau Keluar Dari Australia ... !!!!

Ikuti Budaya Kristen Atau Keluar Dari Australia ... !!!!. "Muslim Harus Ikuti Budaya Kristen Atau Keluar Dari Sini!" - Badan perwakilan Muslim di seluruh dunia, terutama di Australia, marah terhadap pernyataan Perdana Menteri Australia, Kevin Rudd, yang berbunyi “Sesuaikan diri atau tinggalkan Australia”. Mereka menganggap komentar itu merugikan komunitas Muslim dan tidak pada tempatnya.

Rudd telah mengatakan bahwa kaum Muslim yang ingin hidup di bawah hukum Syariah Islam harus keluar dari Australia.


Perdana Menteri Australia, Kevin Rudd telah menyerukan pengusiran terhadap warga Muslim Australia yang tidak mau menerima budaya Kristen di negara tersebut. (SuaraMedia News)

Kevin Rudd


Secara terpisah, Rudd telah membuat marah sejumlah Muslim Australia pada hari Rabu dengan mengatakan bahwa ia mendukung agen mata-mata yang memonitor Masjid-Masjid nasional.

Bersikukuh bahwa Muslim Australia harus mampu menyesuaikan diri, Rudd mengatakan, “Terima atau pergi. Saya lelah dengan bangsa ini yang selalu mengkhawatirkan tentang apakah kita telah menyinggung seseorang atau budaya mereka. Sejak serangan teroris terhadap Bali, kita telah mengalami kebangkitan patriotisme di sebagian besar masyarakat Australia.”

Rudd menambahkan, “Kebudayaan ini telah berkembang dalam dua abad penuh perjuangan, cobaan, dan kemenangan oleh jutaan pria dan wanita yang mencari kemerdekaan. Kita berbicara dalam bahasa Inggris, bukan Spanyol, Libanon, Arab, China, Jepang, Rusia, atau bahasa lainnya. Karena itu, jika kalian ingin menjadi bagian dari masyarakat kami, pelajarilah bahasanya!”

“Sebagian besar rakyat Australia percaya pada Tuhan. Ini bukan dorongan Kristen, kelompok sayap kanan, atau politik, tapi sebuah kenyataan, karena pria dan wanita Kristen, mendirikan bangsa ini di atas prinsip-prinsip Kristen dan ini jelas telah terdokumentasi. Tentu saja pantas untuk memperlihatkannya di tembok-tembok sekolah kita. Jika Tuhan menyinggungmu, maka saya sarankan untuk mempertimbangkan tinggal di negara lain, karena Kristen adalah bagian dari budaya kami, jadi kalian (Muslim) harus mengikuti budaya kami,” ujarnya kemudian.

Ia mengatakan, “Kami akan menerima keyakinan kalian, dan tidak akan mempertanyakannya. Yang kami minta adalah kalian menerima kami, dan hidup dengan harmonis dan damai bersama kami. Ini adalah negara kami, tanah kami, dan gaya hidup kami, dan kami akan memberikan kalian setiap kesempatan untuk menikmati semua ini. Namun, jika kalian telah selesai mengeluh tentang bendera kami, sumpah kami, keyakinan Kristen kami, atau gaya hidup kami, saya sangat sarankan pada kalian untuk ikut menikmati kebebasan Australia, ‘HAK UNTUK PERGI’.”

“Jika kalian tidak merasa bahagia maka pergilah. Kami tidak memaksamu untuk datang kesini. Kalian yang meminta untuk ada di sini. Karena itu, terimalah negara yang telah menerima kalian.” ( www.suaramedia.com )




My be this artikel's that you need...!!!



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar